AND THE BATTON WAS PASSED (Dan tongkat estafet-nya pun diserahkan)

Okeh, qlian pasti bingung, apa maksud judulnya πŸ˜…

Yeah, aq pun gak paham, ini alur ceritanya bakal ke arah mana? Romantis, drama, atau???

Okeh, daripada bla bla bla, karena jujur, meskipun aq niat bgt nyari nie film dengan sub Indonesia, tapi aq pribadi gak ekspetasi terlalu tinggi sama nie film.

Why?

Karena gak banyak film Japan yang bisa bikin aq W O W dibandingkan dorama Japan πŸ˜…

Well, tapi jangan salah, aq mungkin bakal memasukkan film ini ke list no 1 yang wajib ditonton πŸ₯°

Karena banyak hikmah yang bisa qt ambil dari nie film. Tentu saja, karena film ini sangat slice of life, dan family bgt 😊

Terutama mereka yang ‘terpaksa’ hidup dengan anggota keluarga yang tidak sedarah 😊

Film ini punya plot yang maju mundur ya. Jadi pastikan qlian nonton semua adegannya dari awal sampai akhir.

Dan jangan lupa siapkan tissue, karena sangat mengandung bawang πŸ˜…

Tapi walaupun bakal bikin qt mewek, nie film bukan jenis film yang nenye-menye πŸ˜ŠπŸ‘

Karena film ini, justru mengajak qt untuk melihat sisi lain tentang ibu dan bapak tiri, juga anak angkat. Yang walaupun terasa sangat non sense, bukan tidak mungkin qt akan melihat sisi ini di kehidupan nyata.

Okeh, nie film diangkat dari novel berjudul SOSHITE BATON WA WATASARETA, karangan Maiko Seo.

Mungkin kalo lihat nama pengarangnya, rasanya gak terlalu asing yak. Karena beberapa novel karangannya, sudah dijadikan film.

Antara lain, film OUR MEAL FOR TOMORROW.

Tapi diantara semua novelnya yang diangkat ke layar lebar, bagi q, hanya film ini yang sangat-sangat berkesan πŸ₯°πŸ‘

Film dibuka, dengan seorang narator (suara laki-laki yang qt gak bakal tahu, ini suara siapa πŸ˜…). Karena aq yakin, qlian bakal salah nebak, siapa yang ngomong 🀣

Si narator akan memperkenalkan tokoh-tokoh yang lumayan banyak dapat peran di film ini.

Salah duanya, ada tokoh utama anak perempuan. Yang satu, anak SD yang mungkin berumur 9 tahun, bernama MITAN. Dan yang satunya, remaja SMA berumur 18 tahun, bernama YUKO.

Nantinya, nie film akan bolak-balik menceritakan kisah perjalanan hidup si Mitan dan si Yuko.

Awalnya, agak bingung gitu sih, nie 2 cewek, ada hubungannya gak ya??? πŸ˜…

Pastinya, kedua cewek nie, dikisahkan punya orang tua yang berganti-ganti.

Mulai dari kisah si Mitan, yang tak pernah melihat ibu kandungnya. Bapak kandung yang menikah lagi. Bapak kandung yang pergi, dan si Mitan yang harus tinggal dengan ibu tirinya. Ibu tiri yang menikah lagi, dst πŸ™„

Sedangkan si Yuko, yang tinggal dengan bapak tirinya, karena ibunya pergi ntah kemana πŸ™„

Aneh???

Yang lebih aneh, nie 2 anak, terlihat kek ok-ok aja. Meskipun tentu, aslinya mereka tidak ok-ok saja.

Jadi, jika melihat senyuman di wajah seseorang, belum tentu menggambarkan kebahagiaan dari orang itu. Karena bisa jadi, senyuman itu hanya menutupi kesedihan yang dialaminya…

So deterjen, jangan julid yak 🀣🀣🀣

Lanjooottt…

Seperti yang aq bgt slama ini, yang slalu bakal SPOILER ALERT!!!

Jadi, q sarankan, baiknya tonton dulu filmnya, karena filmnya SUPER BAGUS BGT!!! πŸ₯°πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Tapi kalo qlian masih mau tetap baca nie review,

Silahkaaannn…😁

Jadi 2 cewek ini, sebetulnya saling berhubungan, alias 1 orang πŸ˜…

Si Mitan, adalah nama kecil dari si Yuko. Yang diceritakan, hidup dengan berganti-ganti nama belakang (orang Jepang, kalo bapaknya ganti, nama belakang anaknya juga ikut ganti, mengikuti nama belakang bapak tirinya).

Ibu kandung Mitan, memang tidak diceritakan detail. Karena pas Mitan nanya, dimana ibunya? Bapaknya cuma bilang, di surga…

Aq rasa, ibunya meninggal dunia setelah melahirkan.

Kemudian bapaknya Mitan nikah lagi sama rekan kerjanya, yang jangan salah, nie ibu tiri, baiknya ruar biasa πŸ₯°

Masuk akal?

Bisa jadi. Karena tentu saja, ada kenapa-nya, yang bakal jadi twist di akhir cerita 😊

Tapi di kemudian hari, karena masalah pekerjaan, bapak kandung Mitan pergi ke Brazil. Karena Mitan memilih untuk tetap tinggal di Jepang, akhirnya Mitan ikut ibu tirinya. Dan gak pernah bertemu bapak kandungnya lagi…

Di kemudian hari, karena Mitan sangat ingin main piano. Eeehhh, gak lama, ibu tirinya merit sama bapak tua tajir yang punya piano di rumahnya πŸ™„

Bingung?

Sama, aq juga πŸ˜…

En mulai berpikir negatif tentang ibu tirinya, yang rasanya tipe agak-agak aneh πŸ™„

Next, ibu tirinya tetiba ninggalin Mitan. Dan jadilah Mitan hidup dengan bapak tirinya.

Aneh egein?

Enggak juga… πŸ˜…

Lagi-lagi, ini akan jadi twist di akhir cerita 😊

Next, 2 bulan kemudian, ibu tirinya tetiba datang kembali ke Mitan, en bilang, kalo dia mau mau nikah lagi sama ex-teman kuliahnya dulu. Yang artinya, si ibu tiri bakal cerai sama si bapak tua…

Whaaatttsss???!!!

Qlian pasti bakal nyebut si ibu tiri, GILAK πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Tapi, lagi-lagi, semua akan jadi plot twist yang jadi W O W di ending film πŸ˜‹

Dan saat bapak tiri terakhir yang datang di kehidupan Mitan, adalah saat yang menjadi pergantian nama bagi Mitan, menjadi Yuko.

Yapz, so, kisah Yuko dengan bapak tiri terakhirnya, adalah kisah ending dari si ibu tiri. Karena setelah menikah, saat Yuko SMP, si ibu tiri tetiba meninggalkan suaminya dan Yuko. Like always, seperti dulu…

Meskipun sedih, tapi mungkin karena Yuko sudah lebih dewasa, dan nampak sudah terbiasa, jadinya yaaaaaa B aja πŸ™„πŸ˜…

Tapi namanya anak, tentu ada harapan dalam dirinya, untuk kelak bisa bertemu ibu tirinya lagi…

Yapz, sangking baiknya nie ibu tiri (meskipun rada aneh πŸ˜…), tapi terbukti, Mitan aka Yuko tetap sangat sayang padanya 😊

Nantinya, qt akan diceritakan tentang kisah hidup si bapak tiri yang terakhir. Yang sebagian orang, merasa gak percaya, mossok lah ada bapak tiri yang gak tertarik ke anak tirinya yang lagi bening-beningnya tumbuh jadi gadis remaja yang cantik???

Yeah, ini cukup jadi masalah bagi si pengarang. Karena sebab inilah, novelnya yang best seller, tapi gagal memenangkan penghargaan bergengsi di Jepang.

Well, sayang bgt πŸ₯Ί

Padahal, kalo qlian lihat dari kisah hidup si bapak tiri terakhir, qlian pasti akan percaya, kalo si bapak tiri, bukan tipe laki-laki yang biasa. Dia memang tipe laki-laki langka, tapi bukan tidak mungkin terjadi di dunia ini…

Karena, setiap manusia, slalu ada masa lalu yang bakal mempengaruhi kehidupannya di masa depan… 😊

Bukan hanya bapak tiri Mitan yang terakhir. Bapak tiri Mitan sebelumnya-yang lebih cocok jadi kakeknya Mitan πŸ˜… tetap ada kenapa-nya, hingga dia bercerai dengan ibu tiri Mitan, tapi tetap sayang dengan Mitan. Begitupun bapak kandung Mitan.

Semua para bapak di film ini, slalu ada alasan di setiap pilihan-pilihan hidupnya. Dan semua tetap masuk akal bagiku. Karena di dunia ini, slalu ada sebab akibat dari setiap keputusan-keputusan pilihan di hidup qt 😊

Ah ya, rasanya belum sedap kalo nie film hanya berkisah tentang si cewek dengan bapak-bapak tirinya.

Tentu saja, akan ada cowok yang hadir dalam hidup si cewek πŸ₯°

Nie cowok adalah teman SMA-nya, yang meskipun baru dikenalnya saat menjelang akhir-akhir masa SMA, tapi ternyata, nie cowok bukan orang yang benar-benar asing dalam hidup si cewek…

Pokoknya, segala sesuatu di film ini, semuanya sebenarnya saling berkesinambungan…

Cieeehhh… bahasanya berat 🀣

Yeah, intinya, semua saling berhubungan satu sama lain, dan benar-benar jadi kejutan di akhir film πŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘πŸ‘

So, aq sangat-sangat rekomendasikan nie film untuk ditonton, karena banyak hikmah yang bisa diambil, dan dijadikan pelajaran hidup bagi qt untuk lebih memahami tentang ibu atau bapak tiri, dan anak angkat… 😊

Orang tua kandung, tetaplah yang menghadirkan dunia ke seorang anak, di awal hidup…

Tapi orang tua selain kandung, bisa jadi yang menghadirkan dunia ke seorang anak, di masa depan…

Anak kandung, adalah yang menghubungkan darah dengan orang tua kandungnya, di awal hidupnya…

Tapi anak angkat, bisa jadi adalah yang menghubungkan kasih sayang sejati dengan orang tua tirinya, di masa depannya…

SELAMAT MENONTON πŸ₯°

HIDUP NYAMAN vs DEMO

Baru-baru ini, negeri q sedang dapat kabar ‘duka’…

Setelah minyak goreng yang tetiba ngumpet saat dapat harga subsidi. Kemudian tetiba nongol setelah dapat kenaikan harga πŸ™„

Jujur, gw baru tahu, kalo minyak goreng tu, ternyata bisa maen Hide en Seek juga yach…

And the next, pajak naik jadi titik-titik % 😱

Owkeh, bagi kaum sultan, kaum gaji yang bisa naik, kaum gaji dengan standar cukup. Pastilah tak mengganggu hidup mereka.

Mereka masih tetap bisa HIDUP NYAMAN, dalam arti kata dapur masih ngepul sampai bottom masih bisa duduk nongki di cafe…

Lantas, bagaimana mereka yang dari kaum gaji pas-pas an sampai kaum gaji glundung-glundung bak jalan di jalan batu belon ber-aspal???

Mereka yang mewakili kaum inilah, yang kini turun ke jalan atas nama DEMO untuk keadilan…

Bahkan dalam kondisi cuaca super hot, plus puasa. Ruar biasa πŸ‘

Padahal bisa jadi, mereka yang berdemo, sambil bawa hape apel digigit…

Atau, mereka berasal dari kaum yang dohitnya tak berseri di ei ti em …

Atau sebenarnya mereka bahkan tak peduli sama sekali dengan kondisi negeri ini karena tak ada ngaruhnya sama hidup mereka…

Tapi atas nama solidaritas, prihatin, peduli, mereka berkumpul turun ke jalan, mewakili mereka-mereka yang sebenarnya tertindas, namun tak punya akses untuk meneriakkan jeritan hidup mereka…

Wahai mahasiswa,

Aq tahu, suara qlian, bisa jadi tetap tak terdengar…

Aq tahu, kuliah qlian, bisa jadi terancam…

Dan aq tahu, nyawa qlian, bisa jadi hilang…

Atas nama KEADILAN, aq mendoakan dan mendukungmu,

Semoga saja suatu saat nanti, dunia ini tak hanya diisi kaum-kaum HIDUP NYAMAN yang tak perduli pada teriakan DEMO rakyat kecil…

Ramadhan, 2022

Soshite, Yuriko wa Hitori ni Natta

Ribet baca judulnya??? Yes, gw juga πŸ˜…

Berhubung gw bukan orang Japan, mungkin lebih mudah kalo di English-kan ya.

Yang dari hasil googling sih, artinya “And Yuriko is Alone” atau “And Yuriko Became Alone.

Yapz, dari judulnya, ya kurleb bisa disimpulkan, nie film tipe-tipe lonely.

Yang mungkin kalo qlian nonton trailer-nya, kalo ‘alone in the school’, artinya gak jauh-jauh dari bullying…

Biasa? Enggak juga…

Nie film, dari tagline yang beredar, bartema LaGiBeTe ke arah L, horror, dengan latar sekolah Christiany khusus perempuan.

Benarkah???

Hohoho… SALAH BESAR guys!!!

Mang qt tu gak boleh sekedar lihat kulitnya doank.

OK-lah, terkadang cover tu penting juga. Tapi lebih baik, lihat juga isinya.

Kenyataannya, jauh berbeda eh… πŸ˜…

Dan yang paling gw gak nyangka, nie dorama ternyata KEREN BGT!!!

CEIYUS!!!

Yapz, gw bakal cerita garis besar sinopsis-nya. En seperti biasa, gw bakal SPOILER ALERT sekaligus nge-review nie dorama menurut pandangan gw pribadi πŸ˜πŸ‘

Ce Ki Dot…

Pertama,

Kenapa gw bilang nie gak LaGiBeTe ke arah L?

Sebenarnya sih tetap ada unsur LaGiBeTe-nya, tapi sikit bgt. En cuma di ujung cerita.

Sekali lagi, mon maap, jangan lanjutkan kalo qlian berniat gak mau tahu ending-nya yak…

Lanjut… Jadi LaGiBeTe yang terlihat, lebih ke arah G πŸ˜…

Kedua,

Nie film, menceritakan kisah legenda sekolah yang rasanya pasti bakal horor bgt.

Yeah, awalnya mungkin…

Tapi daripada dibilang horor, nie dorama lebih ke arah thriller.

Bagi yang terbiasa nonton atau baca serial detective Japan kek Conan atau Detective Q, bakal paham gimana tipe-tipe cerita thriller anak sekolah-an Japan…

En Ketiga,

Meskipun latar sekolahnya di sekolah Christiany yang umumnya adalah sekolah khusus perempuan, di sini diceritakan kalo kini sekolah ini menerima murid laki-laki.

Jadi bisa dibilang, murid perempuan di sini lebih berkuasa dan menakutkan daripada murid laki-lakinya πŸ˜…

Lagian, kenapa juga ada laki-laki yang mau masuk ke sekolah ini yak??? πŸ€”

Tapi selain dari penampakan sorotan kamera ke patung Bunda Maria dan baju seragam yang mereka pakai (tipe sekolah Christiany, pasti seragam sekolah-nya terlihat sopan en sangat elegan. Tahu donk, gimana cerita anak cewek sekolah-an Japan yang biasanya rok-nya super duper pendek πŸ˜…), aq gak melihat hal lain yang menunjukkan kalo ini sekolah Christiany πŸ™„

Gak ada aktifitas berdoa atau bunyi lonceng di sekolahnya πŸ™„

En biasanya kan, kalo sekolah Christiany tu, umumnya pengajarnya adalah guru perempuan yang berpakaian seperti suster/biarawati.

Di sini gak ada sama sekali πŸ™„

Malah gurunya lebih banyak laki-laki…

En kalo pun ada guru perempuan, ya pakaiannya seperti guru biasa aja yang mengajar di sekolah non Christiany πŸ™„

Jadi tagline nie dorama, jauh dari ekspektasi… πŸ™„

Bagi yang pernah nonton film FATAL FRAME, qlian pasti paham maksud gw πŸ˜…

Tapi tenang aja, karena alur cerita, acting, en ending-nya justru lebih di atas ekspektasi πŸ˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Dorama ini sendiri, diangkat dari Novel by Fumio Yamamoto.

Yang setelah dibuat doramanya, ternyata berhasil memenangkan KONOMYS AWARD DRAMA SERIES πŸ˜ŠπŸ‘

Gw gak tahu sih, ini penghargaan apa πŸ˜…

Tapi jarang-jarang yo, ada dorama yang diangkat dari novel, bisa dapat penghargaan πŸ˜…

Biasanya justru terbalik, novel yang dapat penghargaan, baru diangkat jadi film atau dorama 😁

Well, aq sendiri belum pernah baca novelnya. Tapi kalo dorama-nya aja sebagus ini, rasanya malas tuk baca novel-nya lagi 🀣

BTW, meskipun diangkat jadi dorama, bagi q, segala hal di dorama ini, terasa KEYEN BINGIT seperti style MOVIE loch πŸ˜πŸ‘

Padahal awalnya aq ragu, karena merasa nie dorama gak booming-di Indonesia? πŸ™„ Bahkan gak masuk dalam Asianwiki.

Aq berniat nonton, cuma karena ada Tina Tamashiro yang maen jadi tokoh utama di situ.

En guys, nie cewek mang TOP BGT tuk jadi cewek ‘sadis’ nan ‘elegan’ πŸ˜…

Koq bisa???

Karena segala pembunuhan dan kematian di dorama ini, ntah kenapa meskipun nampak ‘sadis’ tapi digambarkan dengan sangat ‘elegan’ πŸ˜…

Silahkan nonton, kalo gak percaya 😁

Owkeh, gw bakal cerita alur-nya dikit yak…

Nie dorama berisi 8 episode. Dengan 7 episode menurut sudut pandang Yasaka Yuriko (Okamoto Natsumi).

Dan 1 episode di akhir, dari sudut pandang sahabat Yuriko yang bernama Shimakura Mizuki (Tina Tamashiro).

Dimana episode 8, bisa dibilang penjelasan dari alur cerita 7 episode sebelumnya.

Film akan dibuka dengan si lonely Yasaka Yuriko yang selalu di-bullying teman sekelasnya.

Gak jelas juga sih, alasannya kenapa di-bullying πŸ™„

Secara nie cewek gak jelek atau bodo-bodo amat. Kecuali mungkin pendiam yak…

Tapi kalo dibilang lonely, gak juga sih. Karena Yasaka Yuriko nie punya teman dekat bernama Mizaki, meskipun beda kelas.

Yuriko en Mizaki ini, dulunya teman 1 SMP. En sekarang, mereka masuk SMA yang sama, yaitu sekolah Christiany Yurigahara.

Tipe Yasaka Yuriko, kek lemah gitu…

En Mizaki??? Yeah, dilihat dari bagaimanapun, meskipun Mizaki nie cantik en PeDe, tapi terlihat bgt kalo dibalik senyum manis-nya, Mizaki nie aslinya ‘kezam’ bgt πŸ˜…

Dia bahkan bisa menyakiti orang lain tanpa ampun, meskipun sambil tersenyum super muaniez πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Seperti kata Mizaki untuk Yasaka Yuriko,

“Aq akan jadi ‘malaikat’ untuk melindungimu, dan aq akan menjadi ‘iblis’ untuk menghukum siapapun yang menyakitimu…”

NGERIKKK!!! πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Rasanya, cuma Tina Tamashiro yang cocok tuk meranin si Mizaki yang so perfect ‘lain di wajah, lain di hati’ πŸ˜…

OK, balik ke alur cerita…

Cerita akan dibuka dengan legenda YURIKO-SAMA yang jadi legenda turun temurun di sekolah ini.

Menurut legenda ini, siapapun murid yang bernama YURIKO, akan menjadi kandidat untuk menjadi Yuriko-Sama.

Jadi jangan pusing, karena bakal banyak pemeran yang bernama ‘Yuriko’ πŸ˜…

Tapi sebelum terpilih, para kandidat yang tidak terpilih, bakal mengalami celaka.

Yeah, celaka karena musibah apapun.

Seperti jatuh dari tangga, jatuh dari ketinggian, ditabrak, dikeluarkan dari sekolah, dll.

Pokoknya apapun… Walaupun gak sampai menghilangkan nyawa mereka.

Nantinya, akan tersisa satu nama Yuriko, yang berhak mendapat gelar Yuriko-Sama, dan bakal jadi BOSS di sekolah itu…

Yuriko-Sama nie bakal dihormati, dipuja, dan ditakuti karena mereka dianggap TERPILIH dari sekian nama Yuriko yang terkena musibah πŸ™„

Siapa yang memilih Yuriko-Sama nie???

Menurut legenda, arwah Yuriko-Sama generasi pertama di sekolah itu-lah yang memilih Yuriko-Sama berikut-berikutnya.

Makanya gak heran, yang enggak terpilih, pasti disingkirkan dengan cara kena musibah secara ghoib… 😱

Syerem sich…

Istilahnya, gambling gitu kalo punya nama YURIKO πŸ™„

Kalo gak beruntung jadi Yuriko-Sama, ya bakal sial bgt πŸ™„

Tapi gimana tahun ini???

Bukan hanya sial bgt, tapi sial bgt pake beneran 😱

Tahun ini, siapapun yang tidak terpilih jadi Yuriko-Sama, ataupun yang tidak percaya dengan legenda Yuriko-Sama, ataupun yang melawan murid yang bernama Yuriko… Mereka semua akan MATI 😱😱😱

Apakah arwah Yuriko-Sama generasi pertama yang membunuh mereka semua???

Ataukah sebenarnya, ini memang pembunuhan yang dilakukan seseorang di sekolah itu???

Qlian harus nonton langsung πŸ˜‰

Karena setiap episode-nya, qt bakal terus dibuat penasaran sampai di akhir episode πŸ˜πŸ‘

Bakal plot twist bgt πŸ˜‰πŸ‘

Yang setelah diputar balik episode-episode sebelumnya, sebenarnya banyak clue yang nampak, tapi gak bakal qt sadari πŸ€«πŸ˜…

Dorama ini bener-bener punya alur yang rapi. Bahkan kematian di akhir dorama pun, ditutup dengan rapi hingga dorama ini bisa berakhir elegan πŸ˜πŸ‘

Seperti yang gw bilang di awal,

“SADIS tapi ELEGAN” πŸ˜…

En, meskipun ada tema LaGiBeTe-meskipun saiprit, tapi jangan salah, nie dorama justru sangat menentang LaGiBeTe…

Seperti di salah satu ucapan Mizaki,

“Yuriko, kamu harus bisa menghancurkan dunia yang sempit dan menyimpang ini…”

GilBert BGT nie cewek ya πŸ˜…

So, bagi qlian yang sukak alur cerita detective, dengan plot twist en ending tak terduga, plus acting pemain-pemain yang semua punya porsi VERY GOOD di setiap karakter-nya,

Harus bgt nonton nie dorama πŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Legenda tetaplah Legenda…

Ia akan menghampiri, jika seseorang mempercayainya…

Dan ia akan menghilang, jika seseorang melupakannya…

Qlian pilih yang mana???

😊

YOU ARE THE APLLE OF MY EYE and ALWAYS…

Kalo qlian baca judulnya, seolah-olah gw mau nge-ngombal πŸ˜…

But NO, guys… Ini adalah 2 judul film yang berbeda.

Yang pengen q bahas, karena 2 film ini berasal dari 2 negara yang berbeda, tapi sama-sama di-remake oleh film Japan…

Tentu aq gak pengen ceritakan detail sinopsis-nya. Udah banyak yang bahas, karena 2 film ini, bukan film baru.

Yang pengen q bahas, adalah antara remake dan original-nya.

Mana yang lebih menarik?

Aq gak bicara tentang ‘bagus’ yak. Karena dua-duanya pasti bagus πŸ˜ŠπŸ‘

Tapi, mana yang lebih meninggalkan kesan buat q, setelah selesai ditonton???

Well, mari qt bahas… 😊

Yang pertama yang pengen aq bahas, adalah film YOU ARE MY APPLE OF MY EYE.

Film original-nya berasal dari Taiwan.

Dah lama bo! Tahun 2011…

Nie film diangkat dari novel karangan Giddens Ko, yang terbit pertama kali tahun 2006.

Seperti best seller novel-nya, film-nya pun ternyata berhasil jadi Box Office.

Tidak hanya di negara asal-nya, tapi juga di seluruh negara Asia, termasuk negeri qt tercinta…

Cieeee…

Film yang bisa dibilang, the first menceritakan tipe film NOT Happy Ending but NOT Sad Ending.

Alias, film yang dimana ending-nya, 2 tokoh utamanya gak bersatu, tapi juga bukan ditutup dengan kesedihan.

Film dengan tema unik sih… Jarang-jarang kan film romansa remaja yang ending-nya kek gini πŸ˜…

Mungkin karena itu, film-nya jadi terasa beda. Gak kek film remaja lain yang biasanya kebanyakan REAL Happy Ending or REAL Sad Ending…

Cuma mungkin, aq pribadi, bukan salah satu fans berat nie film πŸ˜…

Bukan karena ending-nya sih…

Tapi mungkin lebih ke alur sepanjang cerita. Yang aq rasa terlalu vulgar, en bagi yang udah nonton, you know what I means laaahhh… πŸ€ͺ

Tapi tetap banyak yang sukak kan? Buktinya nie film dah jadi legend πŸ˜πŸ‘

Meski aq, laen sendiri πŸ˜…

Dan karena aq gak terlalu ninggalin kesan WOW, setelah menontonnya, aq langsung hapus file tu film dari laptop πŸ˜…πŸ™

Biasanya, film yang q anggap berkesan, tetap q simpan.

Yang artinya, suatu saat, aq mungkin bakal nonton lagi.

Atau, aq berniat bagiin tu film, karena berbagi sesuatu yang di sukak itu adalah sesuatu yang bikin aq ikut hepi πŸ˜ŠπŸ‘

Jadilah, karena tu film yang meskipun dielu-elukan, tapi langsung ilang dari my laptop πŸ˜…

Sorry for that… πŸ˜‚

Lantas, gimana dengan remake-nya???

Okeh, remake-nya dibuat tahun 2018. Lumayan lama jaraknya dari versi original. Yang bisa dibilang, aq udah agak lupa jalan ceritanya dulu πŸ˜…

Dan menurut q sih, aq lebih sukak versi remake-nya.

Meskipun mungkin terasa kurang detail ya. Terutama untuk perkembangan karakter 2 tokoh utamanya.

Misal, gimana mereka yang tadinya biasa aja, bisa saling jatuh cinta.

Untuk karakter acting, ya lebih the best versi original.

Versi remake, agak canggung, q rasa. Acting-nya kurang lepas, atau kurang natural.

Syukurlah ada Yuki Yamada yang bisa menghidupkan ‘acting’ versi remake.

YUKI YAMADA getho loch!!! πŸ˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Jam terbang-nya tentu beda, yang sayangnya terasa jomplang dengan acting tokoh utama cewek-nya.

Malah acting HONOKA MATSUMOTO yang berperan sebagai sohib-nya si tokoh utama cewek, jauh lebih ‘hidup’.

Yang buat aq malah lebih pengen nge-ship tokoh utama cowok dengan dia πŸ˜…πŸ€£

Cuma mereka ber2 yang acting-nya santuy, lepas, en natural…

Jadi pengen liat mereka maen film bareng sebagai tokoh utama 😁

Trus gimana suasananya???

Sebenarnya, versi remake tetap disesuaikan dengan kondisi budaya negara masing-masing.

Hanya saja, dari yang q lihat, versi remake tetap memasukkan beberapa hal tentang ‘chinese’.

Yang q pikir, seharusnya gak usah. Karena jadi terasa aneh πŸ™„

Tapi terlepas dari itu semua, aq tetap merasa lebih nyaman menonton versi remake, daripada original.

Seandainya aja, tokoh cewek-nya dibuat gak terlalu cool atau pemalu. Supaya jangan terkesan kaku.

Ya gak siiihhh???

Atau adegan menerbangkan lampion, yang bisa diubah jadi melarutkan kertas yang bertuliskan impian, di sungai. Kalo gak salah, ada budaya di Jepang yang seperti ini.

Jadi q pikir, me-remake sebuah film yang beda negara, disesuaikan aja dengan budaya negara masing-masing.

Adegannya gak perlu persis sama kan?

Yang penting gak sampe mengubah abis alur cerita.

Itu arti remake, bukan???

Satu lagi…

Seharusnya, pas adegan gempa bumi di versi original, bisa diganti dengan kejadian tsunami besar di Japan.

Jadi bisa menceritakan kejadian bencana alam besar, yang memang benar-benar terjadi di negara masing-masing.

Meski di-remake, nuansa rasa ‘budaya’ yang jadi pembeda-nya, seharusnya masih terasa.

En nantinya malah bakal bisa jadi ‘film remake rasa original’, bukan???

Sayangnya, itu tidak terjadi…

Tapi sekali lagi, dengan sori-sori dori mori, jika disuruh menonton ulang, aq lebih memilih menonton ulang versi remake daripada original πŸ˜…πŸ™

Beda, tak apa bukan??? πŸ˜‹

Ah ya, bagi qlian yang nonton versi remake, jangan kaget lihat ke’gilak’an Yuki Yamada yang berani bgt acting ‘nekad’ 🀣🀣🀣

Terlepas dari itu, percaya ato enggak, Yuki Yamada masih tetap cocok acting jadi anak SMU, di saat dia sudah berumur 28 saat syuting tu film πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Forever Young yach… πŸ˜πŸ‘

Btw, mungkin banyak yang mikir, apa sih arti APPLE of my eye???

Nah, aq sendiri dulu juga gak paham apa maksudnya. Tapi gak berniat cari tahu juga sih… πŸ˜…

En ntah memang kebetulan atau apa, sekian tahun the next, akhirnya aq paham apa artinya setelah nonton drama Korea berjudul Ms Hammurabi yang dibintangi Go Ara.

Dimana tokoh utama cowoknya yang diperanin si ganteng pake bgt, L πŸ˜‹ yang menyanyikan lagu berjudul “You Are The Apple of My Eye”, sambil menjelaskan artinya.

Jadi ini diambil dari pepatah orang Amerika, yang menganggap pupil mata tu sepeti buah Apel.

Bulat gitu, kan?

En di saat seseorang melihat orang lain, maka wajah yang dilihatnya-lah yang tergambar di pupil mata-nya, seperti sebuah cermin…

Seolah-olah, wajah orang yang dipandangnya, akan tersimpan di dalam pupil mata-nya πŸ₯°

Sesuatu yang terkesan romantis ya πŸ˜ŠπŸ‘

Karena itulah, kalimat ini sering dijadikan ‘bualan’ saat seseorang naksir orang lain. Termasuk dijadikan judul lagu & film romantis πŸ˜‰

Owkeh, cukup udah qt bahas nie film.

En sekarang, qt akan bahas film remake berikutnya, berjudul ALWAYS.

Film original-nya berasal dari Korea Selatan, dibuat tahun 2011.

Sama-an tayangnya dengan versi original film You Are The Apple of My Eye, kan?

Makanya q bahas bareng… 😁

Kalo lihat 2 tokoh utamanya, qlian yang fans drakor dari tahun 2000-an, pasti kenal bgt.

Yapz, mereka adalah…

Tokoh ceweknya diperanin HAN HYO JOO,

Yang pernah maen drakor, Spring Waltz, Brilliant Legacy, W, dan yang terbaru adalah Happiness.

Kalo film, dia maen Love 911, The Beauty Inside, dan Golden Slumber.

Tokoh cowoknya diperanin SO JI SUB,

Yang pernah maen drakor, Memories of Bali, Sorry I Love You, dan Oh My Venus.

Kalo film, dia maen The Battleship Island dan Be With You.

Untuk acting-nya, udah-lah ya, mereka ber2 mah The Best. Jempole pokoke πŸ˜πŸ‘

Tapi ya tentu saja karena tokoh utamanya yang terlihat dewasa, jadi ada adegan dewasanya juga, meskipun masih tahap biase… πŸ˜…

Aq udah lama bgt nonton nie film, sampe udah lupa jalan ceritanya πŸ˜…

En, meskipun nie film masuk dalam daftar film laris di KorSel, lagi-lagi bukan film yang bertahan lama di my laptop, alias langsung aq hapus setelah ditonton πŸ˜…

Egein, sorry for that πŸ˜…πŸ™

Trus, gimana dengan versi remake-nya?

Versi remake-nya dibuat tahun 2020 dengan judul YOUR EYES TELL.

Lumayan jauh juga jaraknya dibandingkan versi original-nya.

En, meskipun aq udah lama tahu kalo nie film di-remake, tapi aq justru baru nonton film remake-nya di tahun 2022 πŸ˜…

Why???

Mungkin karena merasa film original-nya biasa aja, jadinya aq gak terlalu minat tuk nonton film remake-nya.

Tapi pada akhirnya, aq nonton juga, karena tokoh utamanya πŸ˜…

Yang jadi tokoh utama ceweknya, YURIKO YOSHITAKA. Aq sukak acting-nya. Slalu keren dan bisa menghidupkan peran-perannya.

Udah nonton dorama Ms Justice dan Dangerous Venus???

TOP BGT- lah pokoke… πŸ˜ŠπŸ‘

Gimana dengan tokoh utama cowoknya??

Tokohnya diperankan RYUSEI YOKOHAMA πŸ₯°

Aq pertama kali lihat acting nie cowok, di film Ani Tomo. Yang waktu tu, aq ngerasa acting-nya biasa aja sih. Gak bikin WEW.

Makanya pas tahu dia yang jadi tokoh utama cowoknya, yo aq malas nonton 🀣🀣🀣

But, di kemudian hari, aq gak sengaja nonton dorama en film yang dimainkan Ryusei.

Dorama-nya Cursed in Love dan Why I Dress Up for Love, nie cowok udah kelihatan dewasa en ganteng bgt 🀣🀣🀣

Kalo filmnya, We Are dan L-DK, bener-bener nunjukin khas anak remaja yang ganteng-ganteng Bad Boy πŸ˜‹

Eeennn Soooooo…

Gilak dech, gw jatuh cintrong bgt sama nie cowok 🀣🀣🀣

Benci jadi Cinta dunks πŸ€ͺ

Meskipun gak ‘benci’ juga kaleee… πŸ˜…

Yeah, gegara sukak sama acting-nya yang sangat natural (sampe kek gak acting πŸ˜…), akhirnya aq tertarik tuk nonton remake film Always nie 😊

Kenapa aq menggabung bahasan 2 film ini dalam 1 blog???

Karena 2 film nie, yang akhirnya, aq malah lebih sukak versi remake daripada versi original-nya πŸ˜…

Terutama film remake Always nie. THE BEST bgt-lah pokoke… πŸ˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Tentu saja, hampir banyak adegan versi remake, diambil plek dari versi original-nya.

Meskipun begitu, nuansanya tetap terasa Japan.

Disitu THE BEST-nya πŸ˜ŠπŸ‘

Jika belum pernah nonton versi original-nya, qt gak merasa kalo nie film adalah versi remake.

Tetap ada beberapa adegan yang dibuat beda dari original-nya. Tapi gak sampe mengubah asli jalan ceritanya.

Justru malah membuat nie film jadi ‘film remake rasa original’ πŸ˜ŠπŸ‘

Dari segi acting, juara bgt!!!

Dari segi alur cerita, juara bgt!!!

Dari segi suasana, juara bgt!!!

Terasa sangat Japan, meskipun ada beberapa musik melow yang buat aq merasa seperti nonton drakor πŸ˜…

Tapi cuma itu koq 😁

Lainnya, tetap OK BGT!!! πŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Ah ya, kalo tadi qt bahas forever young-nya Yuki Yamada,

Tuk film Always nie, Yuriko Yoshitaka aslinya lebih tua 8 tahun daripada Ryusei Yokohama.

En di filmnya sendiri, tokoh cowoknya diceritakan memang berumur 24 tahun, sama seperti umur Ryusei saat maen tu film.

Meskipun tokoh ceweknya gak diceritakan berumur berapa, tapi sepertinya memang diceritakan lebih tua dari tokoh cowoknya.

But, Yuriko Yoshitaka tetap terlihat forever young, en tetap cocok jika bersanding dengan Ryusei Yokohama πŸ₯°πŸ‘

Asik memang punya wajah baby face ini yach πŸ˜…πŸ‘

Okeh, back to movie…

Bagi qlian penggemar drakor, pasti faham bgt betapa drakor slalu bisa bikin netes air mata πŸ˜…

Anehnya, aq malah gak netes air mata pas nonton versi original-nya yang dari KorSel.

Aq justru netesin air mata pas nonton versi remake-nya πŸ˜…

Koq bisa sich???

Yeah, bisa dibilang, versi remake film ALWAYS lebih berhasil dibandingkan versi remake film YOU ARE THE APPLE OF MY EYE…

So, aq recomended bgt untuk nonton film ALWAYS dari Japan 😊

Tapi bagi yang pengen lihat acting gilak plus keren Yuki Yamada, film YOU ARE THE APPLE OF MY EYE tetap menarik untuk ditonton πŸ˜ŠπŸ‘

Akhir kata,

REMAKE adalah sesuatu yang bisa jadi membuat ‘lebih’ atau ‘kurang’ dibandingkan ORIGINAL.

Semua tergantung pada pembuatannya, dan sudut pandang yang melihatnya.

Sama seperti sebuah lukisan. Yang terkadang, plagiat itu bisa jadi sesuatu yang ‘hina’.

Tapi di satu sisi, sesorang bisa membuat versi baru yang lebih baik. Karena membuat yang kedua, terkadang bisa menutupi hal yang salah dari pembuatan yang pertama.

RIGHT or NOT???

πŸ˜‰

We Are…

We Are, atau Qt Adalah…

Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang slalu qt tanyakan kepada diri qt sendiri, yang mungkin seumur hidup tetap akan sulit terjawab…

Tapi dengan seiring berjalannya waktu, dan mungkin saat qt menua, meskipun qt tak pernah bisa menjawabnya, namun mungkin pada akhirnya qt bisa memahaminya…

Seperti film WE ARE, atau judul dalam bahasa Japan-nya adalah Ao No Kaerimichi.

Berkisah tentang persahabatan 7 anak SMU yang akan memasuki akhir masa sekolah.

Persahabatan antara 3 perempuan & 4 laki-laki. Dimana salah satu dari mereka sudah jadi couple, tapi mereka berdua tetap sayang dengan teman-temannya yang lain.

Serta 2 orang pencinta musik, yang sebenarnya saling suka, tapi lebih memilih ‘berteman’ saja.

Di awal film, dibuka dengan kebersamaan mereka yang terasa sangat ‘anak muda’.

Bebas, idealis, dan penuh mimpi…

Seperti poster film-nya, 7 anak SMA yang bersepeda melewati jalan dengan tawa bahagia di masa remaja mereka…

Mereka ber-7 ngumpul untuk merayakan hari ulang tahun salah satu dari mereka, Tatsuo.

Bernyanyi bersama, tertawa bersama, serasa saat itu adalah saat yang paling bahagia.

Apalagi mereka akan lulus SMA. Yang artinya, terasa ada kebanggaan dalam diri bahwa mereka akan melepas masa remaja menuju dewasa.

Lantas, apakah menjadi dewasa memang sesuatu yang benar membanggakan???

Awalnya, mungkin YA…

Namun pada kenyataannya???

Yeah, kehidupan nyata tak slalu berjalan sesuai impian…

Dan di sinilah cerita bermula. Dimana kebahagiaan yang dibayangkan di depan mata, justru menjadi bumerang yang menjukirbalikkan hidup mereka sendiri…

Aq sebenarnya sudah menduga. Alur film yang dimulai dengan tawa bahagia di awal, biasanya justru berjalan dengan kebalikannya…

Meskipun aq tetap sangat terharu dengan persahabatan mereka ber-7. Seolah mereka benar-benar seperti saudara.

Apalagi mereka tinggal di kota kecil, yang masyarakatnya biasanya saling kenal satu sama lain. Jadi orang tua mereka juga saling kenal…

Setelah lulus, 3 orang pergi ke Tokyo.

Kana yang mencoba berkarier di dunia musik, dan Kiri yang menjadi manajernya. Sedangkan Yuki, satu-satunya yang melanjutkan kuliah.

Lainnya, tetap tinggal di kampung halaman mereka, di kota kecil Maebashi.

Si couple Mariko & Kota, menikah karena MBA. Meskipun mereka bisa dibilang tak merasa terpaksa, alias hepi-hepi aja nikah muda.

Ryo bekerja jadi kuli bangunan.

Dan Tatsuo tetap berusaha belajar untuk ikut tes kedokteran…

Bapak-nya Tatsuo adalah satu-satunya dokter di kota itu. Mungkin itu sebab-nya, Tatsuo seperti ‘terpaksa’ untuk ikut tes kedokteran.

Jauh di dalam hatinya, Tatsuo sebenarnya sangat tergila-gila dengan musik. Ia merasa sangat tertekan dengan kenyataan bahwa dunia musik adalah dunia yang tak diinginkan Bapak-nya πŸ₯Ί

Dan di sinilah qt akan melihat, betapa impian-impian mereka, ternyata tak semudah kenyataannya.

Waktu awal mereka berkumpul kembali di Tokyo, untuk menonton Kana tampil di acara konser musik kecil, rasanya terasa sangat menyenangkan.

Dimana saat itu, idealis-idealis mereka masih terasa cerah.

Lucu juga waktu mereka semua nginap di apartemen yang sempit dimana Kana & Kiri tinggal.

3 perempuan & 4 laki-laki tidur bareng-bareng πŸ˜…

Eits, ini tidur dalam arti sebenarnya loch ya. Jangan mikir aneh-aneh 🀣

Jadi numplek gitu, pokoknya yang penting bisa tidur πŸ˜…

Itulah arti sahabat sesungguhnya 😊

Waktupun pun berjalan…

Kana yang ingin mencoba karier musiknya agar lebih berkembang, ternyata malah ‘terjebak’ sebagai model iklan cewek berkostum wortel. Yeah, hanya model iklan.

Musik ciptaannya, seperti hanya terkubur bersama impiannya.

Kana memang jadi idol. Sering tampil di tv, dan wajah ‘si gadis wortel’ terpampang di papan reklame besar.

Tapi bukan itu tujuan awal dia datang ke Tokyo.

Dan dia merasa sangat tidak bahagia…

Begitupun Kiri.

Awalnya dia ikut ke Tokyo karena ingin belajar fotografi. Tapi ternyata malah fokus jadi manajer Kana.

Tentu saja sebenarnya dia tetap merasa bahagia. Hanya saja, Kiri memiliki pacar penipu, yang menghabiskan uang tabungannya, plus hobi mukulin dia.

Tapi anehnya, Kiri tetap sangat mencintai pacarnya.

Disitu aq merasa bogeng. WTF?!! πŸ™„

Yuki, mungkin berhasil saat kuliah. Tapi, sekali lagi, dunia kuliah adalah dunia yang sangat jauh berbeda dari dunia kerja.

Yuki memang mendapat pekerjaan, sebagai karyawan asuransi.

Dan aq gak perlu jelaskan, karena qlian semua pasti tahu, betapa beratnya yang dijalani Yuki…

Lain lagi dengan Ryo, si cowok bebas.

Aq sebenarnya agak kecewa dengan apa yang dilakukannya.

Ryo ketahuan mencuri barang di tempat dia kerja. Padahal boss-nya adalah orang baik. Dia bahkan tidak marah, dan hanya memecat Ryo.

Tapi mungkin itu bukan pekerjaan yang cocok untuk Ryo. Ryo akhirnya ikut menyusul ke Tokyo, dan mencoba mencari pekerjaan di sana.

Ada momen lucu saat Ryo tiba di Tokyo. Karena gak punya tempat tinggal, Ryo numpang nginap di apartemen Kana.

Ya, Kana ini cewek loh πŸ˜…

Tapi mungkin karena Kana menganggap Ryo adalah sahabatnya, jadi Kana Ok-Ok saja.

Benarkah begitu?

Biar gimana, laki perempuan, hanya berdua dalam satu kamar, amboiii… πŸ˜…

Pada akhirnya, Ryo tertarik juga sebagai laki-laki yang normal. Tapi Kana menolaknya mentah-mentah πŸ˜…

Kana tetap setia akan ‘cinta’nya kepada Tatsuo. Meskipun mereka tak pernah pacaran πŸ™„

Dan inilah yang sepertinya mengubah hidup Ryo. Ryo jadi punya semangat dan tujuan akan masa depan.

Apa itu?

Ryo mulai serius bekerja, agar bisa membeli House Live untuk Kana mewujudkan impian-nya.

So sweet bgt yach… πŸ₯°

Sayangnya, sampai akhir pun, cinta Ryo tak berbalas. Kana tak bisa melupakan Tatsuo πŸ₯Ί

Hanya Mariko & Kota, yang bisa dibilang hidupnya lebih bahagia daripada yang lain.

Meskipun mereka gak bisa mengejar impian seperti yang lain, karena ‘dipaksa’ jadi orang tua di usia muda.

Tapi mereka berdua-lah yang jadi cepat dewasa dan berani mengambil tanggung jawab untuk masa depan…

Bagaimana dengan Tatsuo???

4 tahun berlalu…

Tatsuo tetap tak bisa melepas musik dari hidupnya, dan slalu gagal dalam tes kedokteran.

Ia stuck di tempat. Di kampung halaman, jauh dari teman-temannya.

Tatsuo seperti ‘terjebak’ dalam masa SMA-nya. Dia slalu terkenang-kenang masa lalu saat masih bersama teman-temannya, di saat semua teman-temannya justru berusaha melangkah maju.

Sedih bgt saat Tatsuo memandang foto-foto mereka ber-7 di masa SMA.

Sambil membayangkan suara teman-temannya memanggil namanya, Tatsuo meneteskan air mata terakhirnya…

Hidup memang terkadang kezam…

Persahabatan mereka teruji, saat kabar duka datang,

Tatsuo meninggal dunia…

Berita yang sangat memukul teman-temannya.

Dan bisa dibilang, akhirnya memecah persahabatan mereka… πŸ₯Ί

Mariko & Kota masih bisa bersikap dewasa. Meskipun sedih, apalagi mereka-lah satu-satunya yang masih berada di kota itu.

Tapi hidup harus tetap berlanjut…

Ryo terlihat lebih dewasa. Dia juga memilih untuk melanjutkan hidup.

Ryo bisa dibilang sukses dalam pekerjaannya. Dan dia masih tetap mencintai Kana, meskipun hanya sebagai sahabat…

Yuki masih tetap di Tokyo. Hidupnya mulai terasa berat.

Dan dia mulai merasakan rasa putus asa yang sangat, yang mungkin inilah yang dirasakan Tatsuo sebelum dia ‘pergi’…

Kiri tak lagi menjadi manajer Kana, karena Kana merasa impiannya hancur semenjak jadi model iklan gadis wortel.

Dengan tabungan yang sudah dikuras pacarnya, akhirnya ia memilih untuk kembali ke kampung halamannya. Kembali ‘menumpang’ hidup dengan ibunya…

Bagaimana dengan Kana???

Semenjak kepergian Tatsuo, Kana menjadi hancur. Ia merasa, Tatsuo pergi karena kesalahannya.

Ia mulai kecanduan alkohol. Dan hidupnya makin menderita, karena impiannya untuk jadi penyanyi, kini tinggal kenangan.

Kana tak bisa lagi menyanyi, karena pita suaranya yang rusak akibat alkohol…

Dan akhir hidup yang dipilih Kana, adalah bundir…

Sedih bgt… 😭

Syukurlah, nyawa Kana sempat tertolong. Ryo datang tepat waktu. Bahkan Ryo mendonorkan darahnya untuk Kana yang banyak kehabisan darah…

Oh Ryo, rasa sayangnya sebagai sahabat, mengalahkan rasa sedihnya karena cinta yang tak berbalas.

Baginya, kebahagiaan Kana-lah yang terpenting.

Ryo bahkan menghajar habis ex-produser Kana. Karena dia-lah yang ‘mengubur’ kesempatan Kana untuk menjadi penyanyi, dan bahkan mencuri lagu ciptaan Tatsuo & Kana untuk dinyanyikan orang lain.

PUAASS BGT aq pas lihat tu produser bonyok-bonyok 🀣🀣🀣

Di akhir cerita,

10 tahun setelah mereka lulus SMA, akhirnya mereka ber-6 kembali berkumpul di kampung halaman mereka.

Berdoa untuk 6 tahun kepergian Tatsuo…

Mereka ber-6 kembali melewati jalan yang sama, dimana mereka dulu pernah bersepeda bersama sambil tertawa bahagia membicarakan impian-impian mereka di masa muda.

Namun kini, jadi terasa sedih saat mengingatnya…

Pada akhirnya, impian hanya terlihat indah dalam mimpi…

Saat terbangun, qt akan kembali ke kehidupan nyata yang tak kan pernah seindah mimpi…

Slice of Life…

Film ini mengingatkan q akan diri q sendiri…

Bisa jadi, selama ini, aq hanya berdiri di persimpangan jalan, sama seperti Tatsuo.

Aq mungkin tak jatuh ke sungai, atau berguling di tanah.

Aq mungkin tak memilih jalan ke kiri, tapi juga tak memilih jalan ke kanan.

Aq mungkin sengaja menjauhi resiko, dan memilih zona aman.

Akhirnya…

Aq tak pernah melangkah maju, dan terkadang masih memandang ke belakang.

Aq masih mengenang sgala hal yang sudah berlalu, dan membiarkan impian-impian q melayang-melayang tanpa pernah q lepaskan pergi.

Aq terlalu egois untuk tidak mau mengubah hidup q, hanya karena aq merasa bahwa ‘semoga aq akan baik-baik saja’.

Tapi…

Aq tak slalu baik-baik saja…

Aq terkadang masih menangis…

Aq sering merasa sangat marah…

Ya…

Aq tak slalu baik-baik saja…

Pada akhirnya, aq hanya bisa membenci diri q sendiri…

Karena terus membiarkan impian-impian itu tetap ada, hingga meredup dimakan usia…

Awal tahun 2022,

GO AWAY, ULTRAMARINE aka INAKUNARE GUNJO

Aq baru aja nonton film yang sebenernya udah lama tayang. Cuma baru q tonton sekarang πŸ˜…

Kenapa?

Karena baru tahu aja sih πŸ˜… En tetiba pengen nonton karena senang lihat 2 tokoh utamanya 🀣

Tokoh cowoknya dimainkan oleh Ryusei Yokohama, yang ntah napa sekarang koq berasa tu cowok jadi ganteng bgt yak πŸ˜… Dulu rasanya gak seganteng ntu 🀣

En tokoh ceweknya dimainkan oleh Marie Litoyo. Siapa dia?

Sebetulnya nie cewek bukan artis baru. Cuma memang gak slalu dapat peran utama kek mb Suzu πŸ˜…

Tapi aq suka acting-nya πŸ˜ŠπŸ‘Tipe cewek kuat, gak menye-menye ato sok imoet 🀣

En kalo q lihat-lihat, wajah en gesture-nya koq agak-agak mirip Yu Aragaki yak??? πŸ˜…

Cocok ini kalo jadi kk ade πŸ˜πŸ‘

Selain mereka, siapa lagi tokoh-tokohnya?

Gak da yang q kenal sih πŸ˜… Tapi sungguh bening-bening semua 🀣🀣🀣

Seger-seger lah buat ditonton πŸ˜‹

Btw, nie film diangkat dari novel yang berjudul sama, Inakunare Gunjo karangan Yutaka Kono, yang aq rasa juga dibuat dalam bentuk manga.

So, gimana ceritanya???

Wokeh, nie film, meskipun ber-tema anak remaja sekolahan SMA, yang bayangan qt mungkin bakal romantisme basi plus klise, ternyata salah besar guys πŸ˜…

Ini film cenderung mendekati misteri, tapi bukan horror yak 😊

Sepanjang cerita, qt akan dibuat terus bertanya-tanya. Penasaran bgt sama rahasia dibalik kehidupan mereka di pulau antah berantah bernama PULAU KAIDEN.

Tipe film-nya cenderung lambat yak. Khas film Japan. Tapi aq gak merasa bosan sih… Mungkn karena wajah-wajah pemainnya 🀣

Film yang mungkin suasananya bisa dibilang agak dark, tapi juga menyejukkan πŸ˜…

Koq bisa???

Karena kotanya-atau desa? πŸ™„ terasa damai, tapi rasanya terlalu ‘damai’ πŸ˜…

En orang-orang di dalamnya yang nampak normal, sampe terlalu ‘normal’ 🀣

Yeah, ini film unik yang bercerita tentang sesuatu yang mungkin slama nie gak terpikirkan untuk dibuat cerita, tapi sebetulnya justru hal yang slalu qt pikirkan πŸ˜…

Apaan siiiccchhh??? 🀣

Well, aq akan cerita awalnya dulu…

Berkisah tentang kehidupan damai di sebuah pulau, bernama Pulau Kaiden.

Dimana orang-orang di dalamnya, atau penduduknya, adalah orang-orang yang di’campak’kan di tempat tinggalnya dulu…

Mungkin dicampakkan pacar, atau dicampakkan orang di tempat dia bekerja, atau mungkin di sekolahnya, di rumahnya, dll…

En, kenapa mereka yang dicampakkan, harus dikumpulkan di sana???

Padahal mereka kan korban???

Ntahlah… Gak ada yang tahu…

Pastinya, jika mereka ingin kembali ke kehidupan sebelumnya, mereka harus bisa menemukan ‘sesuatu yang hilang’ dari diri mereka.

Apa itu???

Ntahlah… Gak ada yang tahu…

Karena ingatan mereka selama 3 bulan sebelumnya, sudah dihapus sebelum sampai di pulau itu.

Penduduk di sana, dihuni dari berbagai macam usia.

Kehidupannya juga normal-normal aja. Gak ada yang aneh.

Hanya saja di film nie, lebih tersorot ke kehidupan anak-anak SMA di sebuah sekolah.

Dan anak- anak SMA nie, karena mereka datang sendiri (gak da keluarganya, gak da ortu-nya), jadi ada orang dewasa yang mengurus mereka seperti ortu-nya.

Orang dewasa yang baik, yang mengurus makan mereka dan kebutuhan lain-lain. Pokoknya anak-anak nie terjamin lah kehidupannya.

Punya kamar sendiri. Rumah yang layak. Dengan suasana yang aman, damai, tenteram dan sejahtera πŸ˜…

No bullying di sekolah, no stressing kehidupan, senyum dan keramahan ada dimana-mana…

Amboiii… Ini dunia ato surga??? πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Bisa dibilang, hidup di Pulau Kaiden, terlalu santuy 🀣

Sangking santuy-nya, sampe bisa dibilang membosankan πŸ˜…

Mereka gak merasa 100% bahagia, tapi juga pasti dijamin gak akan menderita πŸ™„

Well, intinya, hidup mereka terasa bakal STUCK…

Apakah semua merasa OK dengan hidup begitu???

Ada 3 tipe orang-orang yang tinggal di sini.

Mereka yang memang senang dengan keadaan di sana.

Mereka yang sebenarnya gak ada masalah untuk tinggal di sana, tapi sebetulnya juga penasaran kenapa mereka bisa tinggal di sana.

Dan mereka yang jelas-jelas menolak tinggal di sana, hingga slalu mencari cara untuk bisa kembali ke kehidupannya dulu.

Apakah ada yang berusaha mencoba kabur dari sana???

Banyak…

Tapi tak pernah berhasil…

Seolah-olah, mereka slalu berbalik kembali ke pulau itu.

Gosip-gosip sih, ada penyihir yang menjaga tu pulau, makanya mereka gak akan bisa keluar dari pulau, apapun yang terjadi.

Kecuali, jika mereka berhasil menemukan sesuatu yang hilang tu…

Yeah, pada akhirnya, sepanjang film, qt akan dibuat penasaran, sampai bisa dibilang mendekati akhir, baru terjawab, WHY 😊

SPOILER ALERT!!!

Sebenarnya gak bisa dibilang spoiler juga sih…

Karena khas film Japan, adalah ending yang bisa dibilang, ‘tergantung dengan sudut pandang’ masing-masing penonton πŸ˜…

Jadi, apa yang q pikirkan, bisa jadi akan berbeda dengan pemikiran qlian yang juga nonton nie film 😁

En ini adalah spoiler versi aq 😊

Sebenarnya, orang-orang yang tinggal di sana, bukanlah mereka yang di’campak’kan di kehidupannya dulu.

Tapi justru diri mereka sendiri yang mencampakkan diri mereka sendiri…

Bingung??? πŸ˜…

Yeah, pada dasarnya, setiap manusia pasti punya sesuatu yang dibenci dari dirinya…

Slalu ada sifat atau kepribadian yang ingin dibuang dari hidupnya, tapi tidak bisa…

Jadi mereka yang hidup di pulau ini, bisa dibilang ‘sesuatu’ yang ingin mereka campakkan dari kehidupan sebelumnya…

Sesuatu yang mereka benci, sesuatu yang mereka sesali, dan sesuatu yang mereka gak sanggup hadapi…

Itulah kenapa kehidupan di pulau ini, dibuat terlalu santuy. Karena aslinya, semua yang ada di sini, bisa jadi adalah sesuatu yang sangat mengerikan di kehidupan sebelumnya…

Pada akhirnya kenapa mereka disuruh untuk ‘mencari sesuatu yang hilang’, sebenarnya adalah mencari cara untuk bisa menghadapi ‘hal yang menakutkan’ dalam diri mereka sendiri…

Agar mereka bisa melanjutkan hidup dengan berdamai terhadap sesuatu yang selama ini selalu mereka hindari dalam hidup mereka…

Yeah, buntut-buntutnya sih, untuk 2 tokoh utamanya, masalah mereka adalah LOPE πŸ˜…

Sama-sama gengsi bilang AI SHITERU, en lebih memilih menghindar daripada saling menyakiti atau saling tersakiti πŸ™„

En aq juga sudah menduga, di lebih separoh film, siapa yang berstatus PENYIHIR nie 😁

Kalo menurut pendapat q (bener-bener murni pendapat q loh πŸ˜‰)

Kehidupan di Pulau Kaiden nie, sebenarnya gak nyata.

Mungkin mereka dihipnotis atau apa gitu, untuk menenangkan mereka, dengan mengirim mereka ke kehidupan damai di bawah alam sadar mereka.

Makanya, bagi mereka yang berhasil menemukan yang hilang (atau berhasil menghadapi ketakutan mereka sendiri), nantinya mereka akan diperbolehkan naik tangga yang menuju ke bukit tinggi, lalu menghilang.

Artinya, mereka tersadar atau dibangunkan untuk kembali ke dunia nyata…

Mungkin ini semacam program Pemerintah, untuk menekan kasus bundir yang mungkin lumayan marak di sana.

Ntah karena bullying di sekolah, pekerjaan, dll…

Dengan program nie, diharapkan semoga bisa membantu mereka yang mengalami depresi dengan ‘memaksa’ mereka mencari solusinya sendiri, dengan damai 😊

Ide yang bagus sih, jika kelak bisa direalisasikan di kehidupan nyata.

Ya gak siiihhh??? πŸ˜‰

Ada yang berminat jadi the first of kelinci percobaan??? πŸ˜…

Sebagai penutup, gw cuma mau bilang,

“Setiap KEHIDUPAN, pasti punya masalah. Menghindar cenderung lebih mudah daripada menghadapinya. Tapi jika sanggup melewatinya, maka itulah yang disebut HIDUP”

😊

The Miracle of The Namiya General Store

Sebenarnya aq udah lama nonton nie film. Film yang awalnya aq gak sengaja nemu, dan cuma tertarik karena poster filmnya.

Gambarnya agak kartun. Sebuah toko yang kalo dilihat, kek menyejukkan gitu. Plus judulnya, ‘miracle’… Sesuatu yang pasti menarik perhatian 😊

Well, nie film diangkat dari novel Jepang, berjudul Namiya Zakkaten no Kiseki.

Atau kalo english-nya, The Miracle of The Namiya General Store, karangan Keigo Higashino.

En ternyata, aq memang gak salah pilih. Coz nie film, bener-bener super duper BAGUUUSSS BGT!!! 😍😍😍

Tipe film yang sangat ‘Slice of Life’, tapi ditambah bumbu fantasy yang tetap terasa ‘hidup’ 😊

Tapi di sini aq gak pengen cerita tentang sinopsis-nya. Mungkin garis besar aja kali ya πŸ˜… karena nie film sangat sayang bgt kalo gak ditonton langsung 😊

Recomended bgt-lah pokoke πŸ˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Nie film, sangat meninggalkan kesan bgt setelah q tonton. En setelah sekian tahun kemudian, aq baru tahu kalo nie film ada remake-nya, dari Tiongkok.

Padahal film versi Japan dibuat tahun 2017. En versi Tiongkok juga tayang di tahun yang sama, gak lama setelah versi Japan tayang.

Tapi koq aq baru tahu sekarang ya, kalo ada remake-nya? πŸ˜… Bahkan di saat aq sudah lupa jalan cerita di versi Japan-nya πŸ˜…

Akhirnya aq berkesempatan nonton versi Tiongkok-nya. Yang meskipun ada perbedaan, tapi masih di jalur inti cerita.

Dan aq rasa, versi Tiongkok-nya tetap sukses sebagai versi remake πŸ˜ŠπŸ‘

Film-nya tetap disesuaikan dengan budaya masing-masing negara.

Dan karena film ini menceritakan tahun dari zaman jadol, qt bisa menikmati suasana di tahun-tahun dulu ala Japan dan Tiongkok πŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Tapi kalo ditanya, mana yang lebih q suka???

Hehe, aq tetap memilih versi original, alias dari Japan 😊

Bukan karena versi Tiongkok gak bagus loch…

Hanya saja, untuk ‘jiwa’ cerita-nya, lebih ngena di versi Japan. Aq bahkan bisa berkali-kali meneteskan air mata saat menontonnya.

Dibandingkan dengan versi Tiongkok yang meskipun tetap sedih, tapi gak sampe bikin aq mewek πŸ˜…

Aq akan bahas sedikit pemain dan jalan ceritanya yak. Dan perbedaan film-nya, pastinya 😁

Aq gak bisa bahas novel-nya, karena belum pernah membacanya.

(Btw, aq jadi pengen bgt baca versi novel-nya. Ngumpul doit dulu, secara harga buku-nya lumayan mehong bo!!! πŸ˜…)

Okeh, langsung qt bahas aja yo πŸ˜ŠπŸ‘

Untuk versi Japan, dimainkan 3 tokoh utama, yang semuanya anak cowok. Yang aq rasa, mereka mungkin gak seumuran, tapi usia-nya gak jauh beda.

Diperankan aktor-aktor Japan yang sedap dipandang 🀣

Ryosuke Yamada, Nijiro Murakami, dan Kanichiro.

Sedangkan versi Tiongkok-nya, diperankan 2 cowok en 1 cewek.

Sepertinya sih, tu cewek-nya sengaja dijadikan tokoh. Supaya menarik penonton, secara diperankan Dilraba Dilmurat πŸ˜…

Sapa sich, cowok yang gak tahu nie aktris Tiongkok??? πŸ˜… 

Sedangkan 2 cowok pemeran lainnya, aq gak tahu sih mereka pernah main film apa.

Tapi di film ini, mereka sepertinya juga saling berbeda usia, meskipun juga gak jauh. Sama seperti versi Japan-nya.

Dan untuk si Mr Namiya, versi Japan-nya, aq gak tahu siapa. Tapi acting-nya sangat bagus untuk memerankan tokoh Bapak yang bijaksana, tapi juga sekaligus melankolis…

Dan untuk si Mr Namiya versi Tiongkok??? Wew, diperankan oleh Jackie Chan loch 😍

Tentu saja sich, acting-nya gak diragukan lagi lach yaaaaaa, dan hanya Jackie Chan yang peran-nya terasa hidup di film ini.

Lainnya? Tetap bagus acting-nya, tapi ya B aja. Sekalipun si aktris yang lagi naik daun, Dilraba Dilmurat πŸ˜…

Dari segi alur cerita, awal cerita masih sama. Tentang 3 anak yang melarikan diri dari rumah seseorang, dan gak sengaja nemu rumah kosong yang kemudian jadi tempat persembunyian mereka, Toko Kelontong Namiya…

Tapi selanjutnya, akan ada perbedaan jalan cerita kisah tokoh-tokohnya, meskipun ending-nya tetap sama.

Tahun dari cerita-nya pun berbeda.

Jika versi Japan, mengambil setting tahun 1980, 1988, dan 2012.

Sedangkan versi Tiongkok, mengambil setting tahun 1990, 1993, dan 2017.

Saat setting 80an di Japan, nuansa lingkungan dan perabotannya, terasa bgt zaman showa-nya.

Seperti nostalgia ke kampung halaman nenek πŸ˜…

Untuk versi Tiongkok, karena sudah tahun 90an, nuansanya terasa lebih ramai, en ala-ala Tiongkok bgt yang super padat penduduk πŸ˜…

Kedua-nya sama-sama sukses menggambarkan apa yang lagi IN di dunia pada masa-masa itu.

Seperti versi Japan yang ada menyebut band The Beatles.

Dan versi Tiongkok yang ada menceritakan kisah hidup The King Pop Michael Jackson.

Lain waktu, qt akan diperlihatkan ‘budaya’ yang mungkin masih agak tabu dibicarakan, tapi nyata.

Seperti di salah satu kisah versi Japan, menceritakan anak SMA yang bunuh diri dengan meloncat dari atap gedung karena putus asa pada nasibnya, tapi syukurlah dia berhasil selamat.

Atau di salah satu kisah versi Tiongkok, dimana seorang kepala rumah tangga yang berhutang kepada rentenir, hingga gak sanggup bayar dan memilih untuk bunuh diri. Sayangnya, dalam kisah ini, dia meninggal 😒

Untuk versi Japan, karena era 80an, dimana masih ada senjang sosial dan perbedaan kasta, Mr Namiya yang tadinya saling mencintai dengan anak majikannya, akhirnya memilih untuk mundur, dan menikah dengan orang lain.

Meskipun begitu, Mr Namiya tetap sangat mencintai istrinya. Dan saat istrinya meninggal dunia, beliau tetap setia tak menikah lagi sampai akhir hayatnya.

Dan untuk versi Tiongkok, Mr Namiya juga diceritakan sama. Saling mencintai, tapi tak direstui ortu si cewek.

Dan akhirnya, mereka memilih berpisah, tapi masing-masing tak pernah menikah hingga mereka meninggalkan dunia 😒

Siapa tokoh sang kekasih Mr Namiya nie? Tentu ada hubungannya dengan MIRACLE di Toko Kelontong Namiya 😊

Kisah-kisah di film Namiya ini, berkisar di seputar surat-menyurat. Yang meskipun gak zaman lagi di tahun milenial nie, tapi bagi qlian yang sempat merasakan masa-masa berkirim surat, rasanya bener-bener bikin nostalgia bgt πŸ₯°

Memang zaman now, terasa lebih mudah tuk berkomunikasi. Tinggal buka hp, selesai…

Tapi bagi q, tetap ada sesuatu yang ‘magic’ saat menulis di kertas surat. Kek beda aja gitu 😁

Dan perasaan menunggu balasan tu, rasa-nya seperti jatuh cinta gitu, alias deg-deg an gimanaaa gitu. H2C bgt lah πŸ˜…

Anak-anak zaman now, mana tahu perasaan nie, en gak bakal paham πŸ˜…

Well, pastinya, nie film bakal membuka mata qt akan masalah dan solusi yang akan qt pilih…

Tentu saja, kadang kala qt merasa butuh saran dari orang lain.

Tapi pada kenyataannya, qt juga yang akan menentukan nasib hidup qt sendiri, yang tentunya tetap butuh perjuangan dan ‘miracle’ dari Tuhan 😊

Akhir kata (cieeee, berasa kek nulis surat πŸ˜‹)

Aq akan kasih surat terakhir yang ditulis Mr Namiya versi original…

“Kertas kosong ini, mungkin itu menggambarkan pikiranmu saat ini.

Kamu tidak bisa melihat ke mana arah hidupmu sekarang.

Tapi tolong jangan putus asa.

Jangan hilang harapan.

Masa depanmu, kertas putih yang kosong.

Masa depanmu, adalah tergantung kamu menulisnya.

Semua tergantung dengan apa yang kamu lakukan.

Kamu bebas untuk melakukan apapun, kemungkinannya tanpa batas.

Semoga kamu akan membuat setiap hari dalam hidupmu, berharga.

Menjalani hidup dengan sungguh-sungguh…”

Terima kasih banyak,

Toko Kelontong Namiya

πŸ₯Ί

Kalo bisa dipersulit, Ngapain dipermudah???!!!

Rasa-rasanya jargon andalan ini sangat tepat disematkan di dunia yang penuh dengan peraturan ini…

Peraturan dibuat, sebenarnya untuk apa sih???

Kenapa sepertinya, justru peraturan itu malah terasa mempersulit?

Kenapa justru banyak orang yang melanggar peraturan?

Ataukah peraturan dibuat, memang untuk dilanggar???

Ok, aq kasih contoh pengalaman q…

Aq pernah kehilangan kartu sim hp. Sebut saja, kartu you know lah…

Kartu you know lah ini sebenarnya masih aktif. Hilangnya juga karena tercecer saat hp nya diperbaiki.

Teledeor?

Yeah, memang begitulah kenyataannya…

Gak bisa dipungkiri, manusia memang tempatnya khilaf dan lupa…

Ok, sekarang kartunya sim-nya sudah hilang. Di dalamnya, masih tersisa pulsa yang lumayan banyak. En tu kartu udah lama aq punya. Jadi tentu nomor-nya ingin tetap q pertahankan…

Well, jadilah aq hubungi cs si kartu you know lah lewat akun medsos official site…

Jawaban si cs, peraturannya bawa e ktp, kk, en surat kehilangan dari kepolisian.

Ok, aq segera ke kantor kepolisian. Di sana, aq disuruh ke gerai.

Ok, aq ke gerai…

Di gerai, aq bakal dibuatkan surat pengantar keterangan kehilangan untuk di bawa ke kantor polisi.

Ok, dimana kantor polisi terdekat?

Silahkan balik ke kantor polisi sebelumnya…

FAKE!!!

Itu jarak kantor polisi ke gerai, jauhnya minta ampun…

En gw disuruh bolak-balik sejauh itu, cuma buat kartu gw yang besarnya saupil, yang sebenarnya juga bukan hilang karena dicuri, yang gw sampe sekarang juga gak paham apa gunanya surat keterangan kehilangan dari kepolisian???!!!

Jawab si mb gerai…

INI PROSEDUR!!!

OKKEEEHHH!!!

Sekarang gw mau balik lagi ke pertanyaan gw di awal…

“PERATURAAN DIBUAT, SEBENARNYA UNTUK APA???!!!”

Btw, akhirnya gw percaya, kenapa akhirnya ada pepatah, yang akhirnya bisa jadi jawaban dari pertanyaan gw ini,

“PERATURAN DIBUAT, UNTUK DILANGGAR…”

LIFE’S PUNCHLINE (Konto Ga Hajimaru)

Kalo qlian liat poster nie dorama, aq yakin qlian hanya tertarik karena wajah pemain-pemainnya yang familiar wara wiri di dunia per-acting-an Japan.

Itupun agak meragukan, secara posternya cuma menampakkan 4 wajah pemainnya, yang berdiri dengan wajah poker face πŸ˜…

Kalo baca sinopsis-nya???

Apalagi ini πŸ˜…

Menceritakan tentang kehidupan 3 orang yang berkarier di dunia lawak…

Yeah, berkisah tentang 3 komedian sketsa.

Nah, aq gak gitu paham, apa maksudnya ‘sketsa’ nie 😁

Tapi aq rasa, mungkin agak mirip stand up comedy.

Cuma bedanya, mereka me-lawak sambil ber-acting dan pake alat peraga. Jadi gak cuma cuap-cuap nyindir orang lain sambil ‘stand up’ doank… 🀣

Apa ini bikin tertarik???

Enggak juga sih 🀣🀣🀣

Lagi-lagi aq mencoba nonton, hanya karena ada Masaki Suda en Kasumi Arimura 🀣🀣🀣

Aq sengaja download 1 episode dulu. Kalo rame, baru lanjut.

Secara, kuota itu sangat ‘platinum’, bambang!!! πŸ€ͺ

Di episode awal, qt akan diperkenalkan dengan 3 komedian sketsa, yang sudah berkarier di dunia lucu-melucu selama 10 tahun.

Yeah, 10 tahun loh!!! Bukan waktu yang sebentar, guys…

Mereka adalah teman sekelas di SMA. Dan memulai karier di dunia komedi sketsa, semenjak lulus SMA.

Jadi mereka gak kuliah, dan gak pernah merasakan rasanya jadi ‘pekerja beneran’.

Apakah karena karier mereka sebagai komedian, sukses???

Tidak sama sekali!!! πŸ˜…

Mereka ber3 bahkan harus kerja paruh waktu supaya tetap bisa menyambung hidup…

Dan disinilah cerita bermula…

Apakah setelah berkarier sebagai komedian selama 10 tahun, mereka akan meruskan karier ini, atau berhenti???

Di tengah ke-galao-an mereka, mereka akan bertemu dengan orang-orang yang nantinya akan memberikan gambaran akan jawaban pertanyaan mereka…

Orang-orang ini, adalah orang-orang yang memang ada di masa lalu mereka, orang-orang yang selama ini ada bersama mereka, dan ada pula orang-orang yang baru saja mereka temui…

Trus, gimana ceritanya???

Gilaaakkk, BAGUS BANGEEETTT!!! 😍😍😍

Aq bener-bener gak nyangka. Karena meskipun temanya tentang lawak, aq justru slalu nangis di tiap episodenya. Parah!!! πŸ˜…

Nie dorama, meskipun bertema ‘lawak’, kenyataannya jalan ceritanya justru sangat-sangat kompleks.

Tidak hanya menceritakan tentang persahabatan dalam pertemanan, tapi justru sangat lengkap menceritakan tentang kehidupan beserta manusia-manusia yang bersosialisasi di dalamnya…

Ada hubungan antar teman, antara saudara, antara kekasih, antara orang tua, antara rekan kerja, antara guru dan murid, antara atasan dan bawahan, dan masih banyak lagi.

Pokoknya, sangat-sangat ‘Slice of Life’.

Mengingatkan q akan drakor ‘Reply 1988’…

Tapi…

Tidak Tidak Tidak…

Alur cerita mereka, sangat-sangat berbeda.

Yang bikin sama, saat melihatnya…

Qt gak seperti menonton sebuah film.

Tapi seperti ‘mengintip’ kehidupan orang lain.

Bahkan sangking ngintip-nya, qt seperti merasa benar-benar masuk ke dalam hidup mereka…

Qt bisa paham apa yang mereka pikirkan, rasakan, dan kenapa mereka harus melakukan ini dan itu…

Jadi, bisa dibilang, tidak ada yang menjadi tokoh utama di dorama ini.

Semua bisa jadi pemeran utama, dan semua bisa jadi narator…

Yeah, di setiap episode, qt akan mendengar narator yang seperti ‘curhat’, kepada qt.

Tentang segala masalahnya, ke-galaoan-nya, kesedihannya, alasan-alasan pilihan hidup-nya, impian-impiannya yang mungkin hanya akan jadi impian saat usia terus bertambah.

Real Life… πŸ₯Ί

Well, intinya, nie film sangat q rekomendasikan untuk mereka yang suka menonton segala hal yang bisa memberi arti hidup (pesan tersirat) 😊

Tapi tidak aq rekomendasikan untuk mereka yang gak terlalu suka tipe acting yang lebih banyak bicara daripada bertindak πŸ˜…

Tapi bagi aq, sekalipun mereka banyak bicara, gak ada satu detik pun aq lewatkan 😁

Karena semua scene, rasanya sangat penting dan berkesinambungan 🀣

Aq gak pernah merasa bosan, sekalipun yang mereka bicarakan hanya remeh temeh kecil πŸ˜πŸ‘

Dorama ini juga punya alur cerita maju mundur.

Tapi lagi-lagi aq gak pernah merasa bingung menontonnya, karena semuanya saling berkaitan πŸ˜ŠπŸ‘

Setiap episode, akan ada penampilan mereka yang membawakan lawakan komedi sketsa, yang muncul di awal en akhir cerita.

Dimana masing-masing lawakan, punya judul, yang ternyata ada hubungannya dengan kisah di sepanjang cerita…

Seperti judul lawakan di episode pertama, ‘Melon Soda’.

Yang menceritakan, awal mula Nakahama (Kasumi Arimura) bertemu dengan Trio Komedian Makubes-yang terdiri dari Haruto (Masaki Suda), Junpei (Taiga Nakano) dan Shunta ( Ryunosuke Kamiki).

Ternyata pula, mereka tinggal bersebelahan mension (apartemen). Bahkan kamar mereka juga sebelahan πŸ˜…

Trio Makubes, menjadikan Rumah Makan tempat Nakahama kerja paruh waktu, sebagai tempat nongki mereka.

Alasannya, ya cuma karena nyaman dan dekat dengan tempat tinggal mereka πŸ˜…

Awal episode, qt akan diperkenalkan dengan kisah si Nakahama ini, yang nantinya akan jadi fans berat pake bgt-nya Makubes πŸ˜…

Koq bisa yaaaaaa???

Secara, aq sendiri juga gak tahu, lucunya Makubes ini, dimana siiihhh??? πŸ˜…πŸ€£

Tapi makin sekian episode q tonton, aq koq jadi ketawa juga yaaaaaa??? 🀣🀣🀣

Jenis lawakan tiap negara, mungkin beda-beda juga kali ya.

Karena kan juga beda budayaπŸ˜…

Tapi pada akhirnya, aq ada sampe terbahak-bahak nonton lawakan mereka. Terutama lawak mereka di akhir episode, yang berjudul ‘Pindah’ 🀣🀣🀣

Nakahama, digambarkan sebagai cewek yang rada ‘aneh’ πŸ˜…

Selain memang tingkahnya yang agak kurang normal, plus koq bisa gitu dia ngefans bgt sama Makubes yang malah dianggap ‘gagal’ jadi komedian selama 10 tahun berkarier πŸ˜…

Tentu saja, ada kenapa-nya…

Nakahama sebenarnya bukan cewek aneh. Dia hanya cewek yang sedang putus asa dengan hidupnya…

Gagal dalam cinta dan pekerjaan.

Padahal dia cantik, dan lulusan universitas terkenal, plus sebenarnya orang yang kompeten di tempat kerjanya…

Why???

Inilah hidup…

Terlihat sempurna di mata orang lain, tak selalu benar-benar sempurna di kenyataannya…

Itulah kenapa Nakahama sangat menyukai Makubes.

Karena di dalam kegagalan Makubes sebagai komedian, justru menjadikan semangat hidup bagi Nakahama.

Koq bisa?

Makubes yang dianggap gagal aja oleh orang lain, tapi gak merasa gagal dalam hidup mereka sendiri.

Mereka tetap bisa tertawa, dan menertawakan hidup πŸ˜…

Seperti judul English-nya, Life’s Punchline…

Hidup, memang terkadang sangat lucu πŸ˜…

Kisah hidup Nakahama, mirip dengan kisah hidup kakaknya Haruto.

Yang diceritakan di lawakan Makubes berjudul ‘Air Ajaib’.

Hidup itu memang adil…

Ada kaya, ada miskin. Ada sukses, ada gagal…

Bayangkan jika semua orang bernasib kaya, maka tak ada lagi kesempatan ber-pahala di dalam kekayaan.

Mau kasih siapa lagi??? Wong semua udah jadi ‘sultan’ 🀣

Begitupun dengan mereka yang ‘terlalu’ sukses.

Mereka ini perlu merasakan gagal dan bertemu ‘orang gagal yang bahagia’ πŸ˜…, agar mereka tidak menjadi ‘rakus’ selama menjalani hidup yang sukses… 😊

Di dalam dorama ini, tidak ada peran protagonis apalagi antagonis πŸ˜…

Semua orang bisa berbuat salah, termasuk orang tua πŸ₯Ί

Karena itulah MANUSIA…

Tempatnya salah dan khilaf…

Tapi manusia adalah satu-satunya makhluk di dunia ini yang punya otak & hati…

Hingga mereka akan saling nasehat-menasehati dan bisa saling memaafkan satu sama lain πŸ˜ŠπŸ‘

Manusia adalah manusia,

Bukan SETAN yang selalu jahat,

Atau MALAIKAT yang slalu baik,

😊

SPOILER ALERT!!!

Pada akhirnya, hidup memang harus berlanjut…

Ada pertemuan, pada akhirnya akan ada perpisahan…

Setelah 10 tahun berkarier di dunia lawak, pada akhirnya, Makubes memilih untuk bubar…

Tentu tidak mudah…

10 tahun bo!!!

Tinggal bersama, hidup bersama, bekerja bersama…

Bahkan lebih dari 10 tahun loh, karena mereka sudah berteman dari SMA πŸ₯Ί

Pernikahan aja, ada yang bisa bubar sebelum setahun πŸ˜…

Tapi setiap pilihan, pasti ada konsekuensinya.

Bagaimanapun, usia mereka akan mencapai 30 tahun.

Mereka tentu ingin menikah, dan butuh pemasukan keuangan yang layak…

Tidak hanya Makubes, begitupun dengan Nakahama dan adiknya-Tsumugi…

Nakahama, tidak bisa terus-menerus bekerja paruh waktu. Dia ada potensi untuk punya pekerjaan tetap yang lebih baik.

Begitupun Tsumugi. Hidup sebagai host, bukanlah suatu pekerjaan yang ingin dijadikannya sebagai pekerjaan seumur hidup.

Dan sepanjang cerita ini-lah, qt akan diajak mengikuti perjalanan hidup semua pemainnya, tanpa terkecuali…

Banyak bgt adegan yang bisa bikin qt meneteskan air mata, sangking terharunya…

Pokoknya nohok bgt dech…

Seperti kisah cinta antara Junpei dengan Natsumi, yang dimulai dari saat mereka kelas 3 SMA.

Yeah, kelas 3 SMA plus 10 tahun kemudian…

Lama bgt cuy!!! πŸ˜…

Natsumi tipe cewek cantik, cerdas, dan punya karier yang sukses di perusahaan yang besar pulak.

Mudah bagi dia untuk memilih cowok bertampang ikemen, tinggi 180, plus tajir melintir… πŸ˜…

Ada masanya, ini jadi dilema bagi Junpei yang punya karier ‘gagal’.

Tapi, ada kata-kata Haruto-sebagai sahabat mereka berdua, yang bener-bener membuat q terkesima…

“Tak mudah bertemu lagi dengan orang yang tulus… Jadi sekali dapat, bersiap-siaplah jika ingin melepasnya…”

Lain waktu, ada kisah tentang manajer Makubes, Kusunoki (Tomoyo Nakamura).

Awalnya, aq heran. Kusunoki yang berwajah serius, cool, cuek, en mahal senyum nie, koq bisa-bisanya ya jadi manajer komedian???

Tapi Kusunoki justru salah dua yang mati-matian menolak pembubaran Makubes (nomor 1 yang nolak, tentu saja si Nakahama 🀣)

Bahkan Kusunoki bilang, dia rela bersujud di depan ortu Haruto dan Junpei, kalo itu yang jadi alasan bubarnya Makubes.

Segitu amat yach… πŸ˜…

Tapi setelah lihat aslinya Kusunoki, qt jadi paham, why…

Kusunoki ternyata benar-benar manajer yang baik dan sangat-sangat sayang dengan Makubes. Meskipun dia bahkan gak pernah tertawa mendengar lawakan Makubes πŸ˜…

Baginya, Makubes adalah pencapaian impiannya yg ‘berhasil’, dari impian hidupnya yang ‘gagal’.

Kusunoki, pernah ingin jadi penyanyi. Tapi hanya dengan ‘apa kata orang’, dia mengganti impiannya menjadi manajer, bahkan sebelum sekalipun mencoba jadi penyanyi.

Sedangkan Makubes?? Mereka tetap semangat di dunia karier yang mereka impikan dan mereka pilih, meskipun dalam 10 tahun perjalanannya, bisa dibilang ya gagal πŸ˜…

Tapi bukan itu intinya…

Inti dari semua,

Berani mencoba, berani memilih, berani berbuat, berani gagal, berani tetap semangat, dan berani menikmati impian mereka πŸ˜ŠπŸ‘

Sedih bgt di episode kisah hidup Kusunoki nie…

Hidup, akan slalu penuh penyesalan…

Tapi lebih dari semua itu adalah, bagaimana menjalani semua yang sudah terjadi dengan menghadapinya, dan move on untuk melanjutkan hidup jika sudah tiba waktunya.

Itulah yang jadi terpenting dari segalanya…

😊😊😊

Ada momen-momen lucu, yang ‘melibatkan’ Kusunoki nie πŸ˜…

Trio Makubes nie, sukak bgt niru cara bicara Kusunoki yang serius plus mimik wajahnya pas ngomong…

Super konyol 🀣🀣🀣

Gak mungkin gak ngakak tiap ada adegan ini… 🀣🀣🀣

Di cerita lain, qt akan bertemu dengan wali kelas Makubes waktu SMA, Sensei Makabe. Beliau adalah wali kelas 3 mereka.

Sensei Makabe inilah yang menjadi fans awal mereka, dan yang justru membuka awal dari terbentuknya MAKUBES 😊

Termasuk nama Makubes, yang artinya “Anak-anak murid Sensei Makabe” 😁

Yang sarankan nama ini, ternyata Natsumi πŸ˜…

Jadi orang-orang yang terkesan numpang lewat, ternyata bukan hanya numpang lewat 😊

Kehadiran mereka, sangat mempengaruhi kisah si 3 tokoh utama.

Bahkan, sangking akrabnya dengan gurunya, Makubes masih tetap berhubungan baik dengan Beliau bahkan sampai 10 tahun kemudian dari mereka lulus SMA.

Bener-bener guru yang baik ya πŸ˜ŠπŸ‘

Lain waktu lagi, qt akan dibuat terharu dengan kisah si mobil Shunta.

Mobil yang selama ini menjadi teman seperjuangan mereka saat mendapat job di luar kota.

Lumayaaannn, bisa hemat uang bensin en tempat tinggal.

Dasar anak kos!!! πŸ˜…

Mobil ini dimiliki Junpei dari kelas 3 SMA. Artinya, sudah 11 tahun bersama mereka…

Dan saat Makubes bubar, Shunta memilih untuk menjual mobil yang penuh kenangan nie πŸ₯Ί

Aq gak nyangka sih…

Tapi sepertinya, Shunta ingin melepas semua hal yang berhubungan dengan Makubes, setelah mereka bubar.

Mungkin, agar mereka semua bisa melanjutkan hidup yang baru.

Termasuk, keluar dari apartemen yang sudah mereka tempati selama 10 tahun.

Aq pikir, Shunta yang bakal ditinggalkan sendiri di apartemen itu.

Secara Haruto dan Junpei, masih memiliki rumah orang tua yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk ‘pulang’.

Apalagi, Shunta punya pekerjaan paruh waktu yang dia sukai di kota itu.

Ternyata bukan…

Shunta memilih untuk berkeliling dunia.

Karena sudah gak punya orang tua, jadi dia gak punya tempat untuk pulang.

Aq rasa, dia sengaja memilih untuk bertualang, agak tak merasa ‘ditinggalkan’ lagi.

Kisah hidup Shunta, sangatlah menyedihkan. Dia bahkan sudah berniat mati di umur 17 tahun, atau 27 tahun… πŸ₯Ί

Meskipun begitu, jauh di lubuk hatinya, dia ingin ada yang menolongnya untuk keluar dari kegelapan…

Makubes-lah, yang akhirnya menjadi ‘keluarga bahagia’ yang menerangi jalan hidupnya 😊

Junpei kembali ke rumah orang tua-nya, karena dia memilih untuk melanjutkan bisnis orang tua-nya.

Apalagi dia satu-satunya anak laki-laki di keluarganya. Dan Junpei sudah punya Natsumi, kekasih yang kelak ingin dia nikahi.

Meskipun terlihat suka konyol, Junpei tetap serius dengan apa yang jadi tujuan hidupnya 😊

Bagaimana dengan Haruto???

Aq pikir, Haruto bakal pulang ke rumah orang tua-nya.

Ternyata tidak…

Dan Haruto-lah yang jadi orang terakhir di apartemen itu πŸ₯Ί

Bener-bener bikin ngakak en kemudian nangis, waktu scene penentuan siapa yang bawa kulkas.

Hanya kulkas, satu-satunya kenangan Makubes yang tertinggal.

Aq bisa merasakan kesedihan yang sangat, yang dirasakan Haruto, saat Junpei dan Shunta pergi duluan dari apartemen tu…

Di sela waktu senggang-nya, Haruto mencari apartemen baru yang lebih kecil, untuk ditinggalinya sendiri…

Bayangkan, 10 tahun tinggal bersama, tiba-tiba harus tinggal sendiri πŸ₯Ί

Qt bisa lihat, betapa Haruto tetap berwajah sedih meskipun dia sudah pindah apartemen, terutama saat memandang ‘kulkas kenangan’ Makubes 😭😭😭

Hanya Haruto, satu-satunya yang masih tinggal di kota itu…

Saat dia datang ke tempat kerja paruh waktu Nakahama, Haruto memandang kursi kosong di depannya, kursi yang biasa ditempati Shunta dan Junpei… 😭😭😭

Ditinggalkan, memang sangat menyakitkan ya 😭😭😭

Ah ya, Nakahama akhirnya memilih bangkit kembali, keluar dari zona aman-nya.

Dia berhasil mendapat pekerjaan di perusahaan yang bagus.

Biar gimana, dia memang berbakat.

Meskpun pekerjaan yang dia pilih, justru terilhami dari kisah hidup Makubes 😊

Tsugumi-yang terlihat baik-baik saja di awal cerita, namun ternyata slalu merasa hidupnya ‘kosong’-akhirnya juga mendapat pekerjaan yang dia impikan, berkat kakaknya-Nakahama, dan tentu saja, lagi-lagi karena Makubes 😊

Seperti kata developer ex-apartemen Makubes,

“Makubes memang komedian yang gagal dalam karier-nya, tapi sangat dicintai penggemar-nya…”

πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

Qt jadi banyak belajar tentang arti ‘fans’ sesungguhnya 😊

Nakahama, adalah contoh fans dalam arti fans sebenarnya.

Dia benar-benar menyukai Makubes secara utuh.

Bukan karena dia naksir dengan salah satu anggotanya, bukan karena Makubes terkenal, bukan karena Makubes bisa bikin dia tertawa terbahak-bahak… πŸ˜…

Tapi lebih dari itu…

Contoh fans sejati yang langka di dunia ini. Coz kebanyakan fans itu, halu tingkat dewa 🀣🀣🀣

Aq pikir, Haruto bakal jadian sama Nakahama. Coz cuma mereka yang gak punya gebetan sampe akhir πŸ˜…

Tapi ini dorama Japan, bukan sinet 🀣

Awal episode, Haruto duluan yang bertemu Nakahama. Dan akhir episode, mereka bertemu lagi tuk say Goodbye πŸ₯Ί

Meskipun sering bertemu, sering bersama, sering berbincang, tapi hubungan mereka hanya sebagai teman dan sahabat yang baik.

Itu saja…

Sedih bgt, waktu mereka saling mengucapkan terima kasih, sebelum berpisah πŸ₯Ί

Antara aktor dan fans, sama-sama memberikan dukungan moril yang ruar biasa dalam hidup mereka masing-masing…

Dan Nakahama, tetap-lah menjadi fans sejati Makubes selamanya 😊😊😊

Btw, sepertinya, ini blog terpanjang yang pernah q tulis πŸ˜…

Dan sebetulnya, masih banyak hal yang ingin q tulis dari dorama ini 😁

Karena dorama ini, bener-bener dorama yang hebat di setiap detik 10 episode-nya πŸ₯°

Aq selalu ingin dan ingin menontonnya sampai habis…

Tapi pas habis, aq bener-bener gak mau dorama ini tamat…

πŸ₯Ί

Epilog, 3 bulan kemudian,

Qt tentu tahu nasib dari Nakahama, Tsumugi, Shunta, dan Junpei.

Lalu, bagaimana nasib Haruto???

Qlian bakal kaget en ngakak, karena ending dari semua, seperti balik lagi ke episode 1 πŸ˜…

Greeek… greeekkk…

Komedi sketsa-nya dimulai!!!

Konnichiwaaaaaaaaaa…

Melon Soda???

🀣🀣🀣

MUHAMMAD KASIM ARIFIN vs ANAK MEDSOS

Mungkin sudah banyak artikel yang membahas siapa MUHAMMAD KASIM ARIFIN.

Beliau adalah alumni Mahasiswa IPB, yang ‘harus’ menunggu 15 tahun untuk berstatus alumni.

Sahabat Bapak Taufik Ismail ini adalah manusia langka yang berhasil ditemukan di bumi negeri ini, bahkan dunia ini.

Yang meskipun Beliau hidup di zaman sebelum abad 21, dimana HP masih menjadi milik Doraemon doank 😁 tapi apa yang Beliau lakukan, saya ragu ada yang sanggup meneruskan jiwa Beliau…

PAHLAWAN TANPA TANDA JASA…

Rasa-rasanya, kalimat yang dulu terasa sangat bangga jika disematkan ke diri seseorang, sekarang sudah tidak berlaku lagi.

Tergantikan,

NO POPULARITY, NO LIFE..

Seolah-olah, semua harus diukur dengan JEMPOL, jika masih ingin hidup di dunia ini.

Jempol yang hadir dari dunia MEDSOS…

Salahkah???

Tidak juga…

Tetap banyak hal baik dari SESUATU yang bernama MEDSOS.

Hanya saja, sesuatu itu kini menjadi kegilaan yang berwujud,

FOLLOWER,

LIKE,

VIRAL,

Dkk…

Tak peduli apapun, pokoknya KLIK…

Apakah dengan cara mempermalukan diri,

Apakah dengan cara membongkar ntah aib siapa,

Apakah dengan cara menghina segala sesuatu,

Apakah dengan cara memamerkan apapun,

Apakah dengan cara mencari musuh,

Apakah dengan cara mencari pasukan pendukung,

Apakah dengan cara menghancurkan orang lain,

Apakah dengan cara menjilat manusia lain,

Apakah,

Apakah,

Apakah,

Yeah, aq aja pusing nulisnya πŸ˜…

Ujung-ujungnya sih tetap DOHIT lah yaaaaaa… πŸ€ͺ

Well, jika qlian sudah membaca kisah hidup Bapak Kasim nie, silahkan qlian tengok Mr/Mrs/Miss/Bocil Medsos πŸ˜‰

Dan berikan kata ‘VS’ di antaranya…

Siapakah yang akan qlian pilih untuk qlian ikuti???

Mari qt sama-sama tersenyum manis sambil menikmati secangkir kopi pahit πŸ₯°