LIFE’S PUNCHLINE (Konto Ga Hajimaru)

Kalo qlian liat poster nie dorama, aq yakin qlian hanya tertarik karena wajah pemain-pemainnya yang familiar wara wiri di dunia per-acting-an Japan.

Itupun agak meragukan, secara posternya cuma menampakkan 4 wajah pemainnya, yang berdiri dengan wajah poker face πŸ˜…

Kalo baca sinopsis-nya???

Apalagi ini πŸ˜…

Menceritakan tentang kehidupan 3 orang yang berkarier di dunia lawak…

Yeah, berkisah tentang 3 komedian sketsa.

Nah, aq gak gitu paham, apa maksudnya ‘sketsa’ nie 😁

Tapi aq rasa, mungkin agak mirip stand up comedy.

Cuma bedanya, mereka me-lawak sambil ber-acting dan pake alat peraga. Jadi gak cuma cuap-cuap nyindir orang lain sambil ‘stand up’ doank… 🀣

Apa ini bikin tertarik???

Enggak juga sih 🀣🀣🀣

Lagi-lagi aq mencoba nonton, hanya karena ada Masaki Suda en Kasumi Arimura 🀣🀣🀣

Aq sengaja download 1 episode dulu. Kalo rame, baru lanjut.

Secara, kuota itu sangat ‘platinum’, bambang!!! πŸ€ͺ

Di episode awal, qt akan diperkenalkan dengan 3 komedian sketsa, yang sudah berkarier di dunia lucu-melucu selama 10 tahun.

Yeah, 10 tahun loh!!! Bukan waktu yang sebentar, guys…

Mereka adalah teman sekelas di SMA. Dan memulai karier di dunia komedi sketsa, semenjak lulus SMA.

Jadi mereka gak kuliah, dan gak pernah merasakan rasanya jadi ‘pekerja beneran’.

Apakah karena karier mereka sebagai komedian, sukses???

Tidak sama sekali!!! πŸ˜…

Mereka ber3 bahkan harus kerja paruh waktu supaya tetap bisa menyambung hidup…

Dan disinilah cerita bermula…

Apakah setelah berkarier sebagai komedian selama 10 tahun, mereka akan meruskan karier ini, atau berhenti???

Di tengah ke-galao-an mereka, mereka akan bertemu dengan orang-orang yang nantinya akan memberikan gambaran akan jawaban pertanyaan mereka…

Orang-orang ini, adalah orang-orang yang memang ada di masa lalu mereka, orang-orang yang selama ini ada bersama mereka, dan ada pula orang-orang yang baru saja mereka temui…

Trus, gimana ceritanya???

Gilaaakkk, BAGUS BANGEEETTT!!! 😍😍😍

Aq bener-bener gak nyangka. Karena meskipun temanya tentang lawak, aq justru slalu nangis di tiap episodenya. Parah!!! πŸ˜…

Nie dorama, meskipun bertema ‘lawak’, kenyataannya jalan ceritanya justru sangat-sangat kompleks.

Tidak hanya menceritakan tentang persahabatan dalam pertemanan, tapi justru sangat lengkap menceritakan tentang kehidupan beserta manusia-manusia yang bersosialisasi di dalamnya…

Ada hubungan antar teman, antara saudara, antara kekasih, antara orang tua, antara rekan kerja, antara guru dan murid, antara atasan dan bawahan, dan masih banyak lagi.

Pokoknya, sangat-sangat ‘Slice of Life’.

Mengingatkan q akan drakor ‘Reply 1988’…

Tapi…

Tidak Tidak Tidak…

Alur cerita mereka, sangat-sangat berbeda.

Yang bikin sama, saat melihatnya…

Qt gak seperti menonton sebuah film.

Tapi seperti ‘mengintip’ kehidupan orang lain.

Bahkan sangking ngintip-nya, qt seperti merasa benar-benar masuk ke dalam hidup mereka…

Qt bisa paham apa yang mereka pikirkan, rasakan, dan kenapa mereka harus melakukan ini dan itu…

Jadi, bisa dibilang, tidak ada yang menjadi tokoh utama di dorama ini.

Semua bisa jadi pemeran utama, dan semua bisa jadi narator…

Yeah, di setiap episode, qt akan mendengar narator yang seperti ‘curhat’, kepada qt.

Tentang segala masalahnya, ke-galaoan-nya, kesedihannya, alasan-alasan pilihan hidup-nya, impian-impiannya yang mungkin hanya akan jadi impian saat usia terus bertambah.

Real Life… πŸ₯Ί

Well, intinya, nie film sangat q rekomendasikan untuk mereka yang suka menonton segala hal yang bisa memberi arti hidup (pesan tersirat) 😊

Tapi tidak aq rekomendasikan untuk mereka yang gak terlalu suka tipe acting yang lebih banyak bicara daripada bertindak πŸ˜…

Tapi bagi aq, sekalipun mereka banyak bicara, gak ada satu detik pun aq lewatkan 😁

Karena semua scene, rasanya sangat penting dan berkesinambungan 🀣

Aq gak pernah merasa bosan, sekalipun yang mereka bicarakan hanya remeh temeh kecil πŸ˜πŸ‘

Dorama ini juga punya alur cerita maju mundur.

Tapi lagi-lagi aq gak pernah merasa bingung menontonnya, karena semuanya saling berkaitan πŸ˜ŠπŸ‘

Setiap episode, akan ada penampilan mereka yang membawakan lawakan komedi sketsa, yang muncul di awal en akhir cerita.

Dimana masing-masing lawakan, punya judul, yang ternyata ada hubungannya dengan kisah di sepanjang cerita…

Seperti judul lawakan di episode pertama, ‘Melon Soda’.

Yang menceritakan, awal mula Nakahama (Kasumi Arimura) bertemu dengan Trio Komedian Makubes-yang terdiri dari Haruto (Masaki Suda), Junpei (Taiga Nakano) dan Shunta ( Ryunosuke Kamiki).

Ternyata pula, mereka tinggal bersebelahan mension (apartemen). Bahkan kamar mereka juga sebelahan πŸ˜…

Trio Makubes, menjadikan Rumah Makan tempat Nakahama kerja paruh waktu, sebagai tempat nongki mereka.

Alasannya, ya cuma karena nyaman dan dekat dengan tempat tinggal mereka πŸ˜…

Awal episode, qt akan diperkenalkan dengan kisah si Nakahama ini, yang nantinya akan jadi fans berat pake bgt-nya Makubes πŸ˜…

Koq bisa yaaaaaa???

Secara, aq sendiri juga gak tahu, lucunya Makubes ini, dimana siiihhh??? πŸ˜…πŸ€£

Tapi makin sekian episode q tonton, aq koq jadi ketawa juga yaaaaaa??? 🀣🀣🀣

Jenis lawakan tiap negara, mungkin beda-beda juga kali ya.

Karena kan juga beda budayaπŸ˜…

Tapi pada akhirnya, aq ada sampe terbahak-bahak nonton lawakan mereka. Terutama lawak mereka di akhir episode, yang berjudul ‘Pindah’ 🀣🀣🀣

Nakahama, digambarkan sebagai cewek yang rada ‘aneh’ πŸ˜…

Selain memang tingkahnya yang agak kurang normal, plus koq bisa gitu dia ngefans bgt sama Makubes yang malah dianggap ‘gagal’ jadi komedian selama 10 tahun berkarier πŸ˜…

Tentu saja, ada kenapa-nya…

Nakahama sebenarnya bukan cewek aneh. Dia hanya cewek yang sedang putus asa dengan hidupnya…

Gagal dalam cinta dan pekerjaan.

Padahal dia cantik, dan lulusan universitas terkenal, plus sebenarnya orang yang kompeten di tempat kerjanya…

Why???

Inilah hidup…

Terlihat sempurna di mata orang lain, tak selalu benar-benar sempurna di kenyataannya…

Itulah kenapa Nakahama sangat menyukai Makubes.

Karena di dalam kegagalan Makubes sebagai komedian, justru menjadikan semangat hidup bagi Nakahama.

Koq bisa?

Makubes yang dianggap gagal aja oleh orang lain, tapi gak merasa gagal dalam hidup mereka sendiri.

Mereka tetap bisa tertawa, dan menertawakan hidup πŸ˜…

Seperti judul English-nya, Life’s Punchline…

Hidup, memang terkadang sangat lucu πŸ˜…

Kisah hidup Nakahama, mirip dengan kisah hidup kakaknya Haruto.

Yang diceritakan di lawakan Makubes berjudul ‘Air Ajaib’.

Hidup itu memang adil…

Ada kaya, ada miskin. Ada sukses, ada gagal…

Bayangkan jika semua orang bernasib kaya, maka tak ada lagi kesempatan ber-pahala di dalam kekayaan.

Mau kasih siapa lagi??? Wong semua udah jadi ‘sultan’ 🀣

Begitupun dengan mereka yang ‘terlalu’ sukses.

Mereka ini perlu merasakan gagal dan bertemu ‘orang gagal yang bahagia’ πŸ˜…, agar mereka tidak menjadi ‘rakus’ selama menjalani hidup yang sukses… 😊

Di dalam dorama ini, tidak ada peran protagonis apalagi antagonis πŸ˜…

Semua orang bisa berbuat salah, termasuk orang tua πŸ₯Ί

Karena itulah MANUSIA…

Tempatnya salah dan khilaf…

Tapi manusia adalah satu-satunya makhluk di dunia ini yang punya otak & hati…

Hingga mereka akan saling nasehat-menasehati dan bisa saling memaafkan satu sama lain πŸ˜ŠπŸ‘

Manusia adalah manusia,

Bukan SETAN yang selalu jahat,

Atau MALAIKAT yang slalu baik,

😊

SPOILER ALERT!!!

Pada akhirnya, hidup memang harus berlanjut…

Ada pertemuan, pada akhirnya akan ada perpisahan…

Setelah 10 tahun berkarier di dunia lawak, pada akhirnya, Makubes memilih untuk bubar…

Tentu tidak mudah…

10 tahun bo!!!

Tinggal bersama, hidup bersama, bekerja bersama…

Bahkan lebih dari 10 tahun loh, karena mereka sudah berteman dari SMA πŸ₯Ί

Pernikahan aja, ada yang bisa bubar sebelum setahun πŸ˜…

Tapi setiap pilihan, pasti ada konsekuensinya.

Bagaimanapun, usia mereka akan mencapai 30 tahun.

Mereka tentu ingin menikah, dan butuh pemasukan keuangan yang layak…

Tidak hanya Makubes, begitupun dengan Nakahama dan adiknya-Tsumugi…

Nakahama, tidak bisa terus-menerus bekerja paruh waktu. Dia ada potensi untuk punya pekerjaan tetap yang lebih baik.

Begitupun Tsumugi. Hidup sebagai host, bukanlah suatu pekerjaan yang ingin dijadikannya sebagai pekerjaan seumur hidup.

Dan sepanjang cerita ini-lah, qt akan diajak mengikuti perjalanan hidup semua pemainnya, tanpa terkecuali…

Banyak bgt adegan yang bisa bikin qt meneteskan air mata, sangking terharunya…

Pokoknya nohok bgt dech…

Seperti kisah cinta antara Junpei dengan Natsumi, yang dimulai dari saat mereka kelas 3 SMA.

Yeah, kelas 3 SMA plus 10 tahun kemudian…

Lama bgt cuy!!! πŸ˜…

Natsumi tipe cewek cantik, cerdas, dan punya karier yang sukses di perusahaan yang besar pulak.

Mudah bagi dia untuk memilih cowok bertampang ikemen, tinggi 180, plus tajir melintir… πŸ˜…

Ada masanya, ini jadi dilema bagi Junpei yang punya karier ‘gagal’.

Tapi, ada kata-kata Haruto-sebagai sahabat mereka berdua, yang bener-bener membuat q terkesima…

“Tak mudah bertemu lagi dengan orang yang tulus… Jadi sekali dapat, bersiap-siaplah jika ingin melepasnya…”

Lain waktu, ada kisah tentang manajer Makubes, Kusunoki (Tomoyo Nakamura).

Awalnya, aq heran. Kusunoki yang berwajah serius, cool, cuek, en mahal senyum nie, koq bisa-bisanya ya jadi manajer komedian???

Tapi Kusunoki justru salah dua yang mati-matian menolak pembubaran Makubes (nomor 1 yang nolak, tentu saja si Nakahama 🀣)

Bahkan Kusunoki bilang, dia rela bersujud di depan ortu Haruto dan Junpei, kalo itu yang jadi alasan bubarnya Makubes.

Segitu amat yach… πŸ˜…

Tapi setelah lihat aslinya Kusunoki, qt jadi paham, why…

Kusunoki ternyata benar-benar manajer yang baik dan sangat-sangat sayang dengan Makubes. Meskipun dia bahkan gak pernah tertawa mendengar lawakan Makubes πŸ˜…

Baginya, Makubes adalah pencapaian impiannya yg ‘berhasil’, dari impian hidupnya yang ‘gagal’.

Kusunoki, pernah ingin jadi penyanyi. Tapi hanya dengan ‘apa kata orang’, dia mengganti impiannya menjadi manajer, bahkan sebelum sekalipun mencoba jadi penyanyi.

Sedangkan Makubes?? Mereka tetap semangat di dunia karier yang mereka impikan dan mereka pilih, meskipun dalam 10 tahun perjalanannya, bisa dibilang ya gagal πŸ˜…

Tapi bukan itu intinya…

Inti dari semua,

Berani mencoba, berani memilih, berani berbuat, berani gagal, berani tetap semangat, dan berani menikmati impian mereka πŸ˜ŠπŸ‘

Sedih bgt di episode kisah hidup Kusunoki nie…

Hidup, akan slalu penuh penyesalan…

Tapi lebih dari semua itu adalah, bagaimana menjalani semua yang sudah terjadi dengan menghadapinya, dan move on untuk melanjutkan hidup jika sudah tiba waktunya.

Itulah yang jadi terpenting dari segalanya…

😊😊😊

Ada momen-momen lucu, yang ‘melibatkan’ Kusunoki nie πŸ˜…

Trio Makubes nie, sukak bgt niru cara bicara Kusunoki yang serius plus mimik wajahnya pas ngomong…

Super konyol 🀣🀣🀣

Gak mungkin gak ngakak tiap ada adegan ini… 🀣🀣🀣

Di cerita lain, qt akan bertemu dengan wali kelas Makubes waktu SMA, Sensei Makabe. Beliau adalah wali kelas 3 mereka.

Sensei Makabe inilah yang menjadi fans awal mereka, dan yang justru membuka awal dari terbentuknya MAKUBES 😊

Termasuk nama Makubes, yang artinya “Anak-anak murid Sensei Makabe” 😁

Yang sarankan nama ini, ternyata Natsumi πŸ˜…

Jadi orang-orang yang terkesan numpang lewat, ternyata bukan hanya numpang lewat 😊

Kehadiran mereka, sangat mempengaruhi kisah si 3 tokoh utama.

Bahkan, sangking akrabnya dengan gurunya, Makubes masih tetap berhubungan baik dengan Beliau bahkan sampai 10 tahun kemudian dari mereka lulus SMA.

Bener-bener guru yang baik ya πŸ˜ŠπŸ‘

Lain waktu lagi, qt akan dibuat terharu dengan kisah si mobil Shunta.

Mobil yang selama ini menjadi teman seperjuangan mereka saat mendapat job di luar kota.

Lumayaaannn, bisa hemat uang bensin en tempat tinggal.

Dasar anak kos!!! πŸ˜…

Mobil ini dimiliki Junpei dari kelas 3 SMA. Artinya, sudah 11 tahun bersama mereka…

Dan saat Makubes bubar, Shunta memilih untuk menjual mobil yang penuh kenangan nie πŸ₯Ί

Aq gak nyangka sih…

Tapi sepertinya, Shunta ingin melepas semua hal yang berhubungan dengan Makubes, setelah mereka bubar.

Mungkin, agar mereka semua bisa melanjutkan hidup yang baru.

Termasuk, keluar dari apartemen yang sudah mereka tempati selama 10 tahun.

Aq pikir, Shunta yang bakal ditinggalkan sendiri di apartemen itu.

Secara Haruto dan Junpei, masih memiliki rumah orang tua yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk ‘pulang’.

Apalagi, Shunta punya pekerjaan paruh waktu yang dia sukai di kota itu.

Ternyata bukan…

Shunta memilih untuk berkeliling dunia.

Karena sudah gak punya orang tua, jadi dia gak punya tempat untuk pulang.

Aq rasa, dia sengaja memilih untuk bertualang, agak tak merasa ‘ditinggalkan’ lagi.

Kisah hidup Shunta, sangatlah menyedihkan. Dia bahkan sudah berniat mati di umur 17 tahun, atau 27 tahun… πŸ₯Ί

Meskipun begitu, jauh di lubuk hatinya, dia ingin ada yang menolongnya untuk keluar dari kegelapan…

Makubes-lah, yang akhirnya menjadi ‘keluarga bahagia’ yang menerangi jalan hidupnya 😊

Junpei kembali ke rumah orang tua-nya, karena dia memilih untuk melanjutkan bisnis orang tua-nya.

Apalagi dia satu-satunya anak laki-laki di keluarganya. Dan Junpei sudah punya Natsumi, kekasih yang kelak ingin dia nikahi.

Meskipun terlihat suka konyol, Junpei tetap serius dengan apa yang jadi tujuan hidupnya 😊

Bagaimana dengan Haruto???

Aq pikir, Haruto bakal pulang ke rumah orang tua-nya.

Ternyata tidak…

Dan Haruto-lah yang jadi orang terakhir di apartemen itu πŸ₯Ί

Bener-bener bikin ngakak en kemudian nangis, waktu scene penentuan siapa yang bawa kulkas.

Hanya kulkas, satu-satunya kenangan Makubes yang tertinggal.

Aq bisa merasakan kesedihan yang sangat, yang dirasakan Haruto, saat Junpei dan Shunta pergi duluan dari apartemen tu…

Di sela waktu senggang-nya, Haruto mencari apartemen baru yang lebih kecil, untuk ditinggalinya sendiri…

Bayangkan, 10 tahun tinggal bersama, tiba-tiba harus tinggal sendiri πŸ₯Ί

Qt bisa lihat, betapa Haruto tetap berwajah sedih meskipun dia sudah pindah apartemen, terutama saat memandang ‘kulkas kenangan’ Makubes 😭😭😭

Hanya Haruto, satu-satunya yang masih tinggal di kota itu…

Saat dia datang ke tempat kerja paruh waktu Nakahama, Haruto memandang kursi kosong di depannya, kursi yang biasa ditempati Shunta dan Junpei… 😭😭😭

Ditinggalkan, memang sangat menyakitkan ya 😭😭😭

Ah ya, Nakahama akhirnya memilih bangkit kembali, keluar dari zona aman-nya.

Dia berhasil mendapat pekerjaan di perusahaan yang bagus.

Biar gimana, dia memang berbakat.

Meskpun pekerjaan yang dia pilih, justru terilhami dari kisah hidup Makubes 😊

Tsugumi-yang terlihat baik-baik saja di awal cerita, namun ternyata slalu merasa hidupnya ‘kosong’-akhirnya juga mendapat pekerjaan yang dia impikan, berkat kakaknya-Nakahama, dan tentu saja, lagi-lagi karena Makubes 😊

Seperti kata developer ex-apartemen Makubes,

“Makubes memang komedian yang gagal dalam karier-nya, tapi sangat dicintai penggemar-nya…”

πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

Qt jadi banyak belajar tentang arti ‘fans’ sesungguhnya 😊

Nakahama, adalah contoh fans dalam arti fans sebenarnya.

Dia benar-benar menyukai Makubes secara utuh.

Bukan karena dia naksir dengan salah satu anggotanya, bukan karena Makubes terkenal, bukan karena Makubes bisa bikin dia tertawa terbahak-bahak… πŸ˜…

Tapi lebih dari itu…

Contoh fans sejati yang langka di dunia ini. Coz kebanyakan fans itu, halu tingkat dewa 🀣🀣🀣

Aq pikir, Haruto bakal jadian sama Nakahama. Coz cuma mereka yang gak punya gebetan sampe akhir πŸ˜…

Tapi ini dorama Japan, bukan sinet 🀣

Awal episode, Haruto duluan yang bertemu Nakahama. Dan akhir episode, mereka bertemu lagi tuk say Goodbye πŸ₯Ί

Meskipun sering bertemu, sering bersama, sering berbincang, tapi hubungan mereka hanya sebagai teman dan sahabat yang baik.

Itu saja…

Sedih bgt, waktu mereka saling mengucapkan terima kasih, sebelum berpisah πŸ₯Ί

Antara aktor dan fans, sama-sama memberikan dukungan moril yang ruar biasa dalam hidup mereka masing-masing…

Dan Nakahama, tetap-lah menjadi fans sejati Makubes selamanya 😊😊😊

Btw, sepertinya, ini blog terpanjang yang pernah q tulis πŸ˜…

Dan sebetulnya, masih banyak hal yang ingin q tulis dari dorama ini 😁

Karena dorama ini, bener-bener dorama yang hebat di setiap detik 10 episode-nya πŸ₯°

Aq selalu ingin dan ingin menontonnya sampai habis…

Tapi pas habis, aq bener-bener gak mau dorama ini tamat…

πŸ₯Ί

Epilog, 3 bulan kemudian,

Qt tentu tahu nasib dari Nakahama, Tsumugi, Shunta, dan Junpei.

Lalu, bagaimana nasib Haruto???

Qlian bakal kaget en ngakak, karena ending dari semua, seperti balik lagi ke episode 1 πŸ˜…

Greeek… greeekkk…

Komedi sketsa-nya dimulai!!!

Konnichiwaaaaaaaaaa…

Melon Soda???

🀣🀣🀣

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s