Soshite, Yuriko wa Hitori ni Natta

Ribet baca judulnya??? Yes, gw juga 😅

Berhubung gw bukan orang Japan, mungkin lebih mudah kalo di English-kan ya.

Yang dari hasil googling sih, artinya “And Yuriko is Alone” atau “And Yuriko Became Alone.

Yapz, dari judulnya, ya kurleb bisa disimpulkan, nie film tipe-tipe lonely.

Yang mungkin kalo qlian nonton trailer-nya, kalo ‘alone in the school’, artinya gak jauh-jauh dari bullying…

Biasa? Enggak juga…

Nie film, dari tagline yang beredar, bartema LaGiBeTe ke arah L, horror, dengan latar sekolah Christiany khusus perempuan.

Benarkah???

Hohoho… SALAH BESAR guys!!!

Mang qt tu gak boleh sekedar lihat kulitnya doank.

OK-lah, terkadang cover tu penting juga. Tapi lebih baik, lihat juga isinya.

Kenyataannya, jauh berbeda eh… 😅

Dan yang paling gw gak nyangka, nie dorama ternyata KEREN BGT!!!

CEIYUS!!!

Yapz, gw bakal cerita garis besar sinopsis-nya. En seperti biasa, gw bakal SPOILER ALERT sekaligus nge-review nie dorama menurut pandangan gw pribadi 😁👍

Ce Ki Dot…

Pertama,

Kenapa gw bilang nie gak LaGiBeTe ke arah L?

Sebenarnya sih tetap ada unsur LaGiBeTe-nya, tapi sikit bgt. En cuma di ujung cerita.

Sekali lagi, mon maap, jangan lanjutkan kalo qlian berniat gak mau tahu ending-nya yak…

Lanjut… Jadi LaGiBeTe yang terlihat, lebih ke arah G 😅

Kedua,

Nie film, menceritakan kisah legenda sekolah yang rasanya pasti bakal horor bgt.

Yeah, awalnya mungkin…

Tapi daripada dibilang horor, nie dorama lebih ke arah thriller.

Bagi yang terbiasa nonton atau baca serial detective Japan kek Conan atau Detective Q, bakal paham gimana tipe-tipe cerita thriller anak sekolah-an Japan…

En Ketiga,

Meskipun latar sekolahnya di sekolah Christiany yang umumnya adalah sekolah khusus perempuan, di sini diceritakan kalo kini sekolah ini menerima murid laki-laki.

Jadi bisa dibilang, murid perempuan di sini lebih berkuasa dan menakutkan daripada murid laki-lakinya 😅

Lagian, kenapa juga ada laki-laki yang mau masuk ke sekolah ini yak??? 🤔

Tapi selain dari penampakan sorotan kamera ke patung Bunda Maria dan baju seragam yang mereka pakai (tipe sekolah Christiany, pasti seragam sekolah-nya terlihat sopan en sangat elegan. Tahu donk, gimana cerita anak cewek sekolah-an Japan yang biasanya rok-nya super duper pendek 😅), aq gak melihat hal lain yang menunjukkan kalo ini sekolah Christiany 🙄

Gak ada aktifitas berdoa atau bunyi lonceng di sekolahnya 🙄

En biasanya kan, kalo sekolah Christiany tu, umumnya pengajarnya adalah guru perempuan yang berpakaian seperti suster/biarawati.

Di sini gak ada sama sekali 🙄

Malah gurunya lebih banyak laki-laki…

En kalo pun ada guru perempuan, ya pakaiannya seperti guru biasa aja yang mengajar di sekolah non Christiany 🙄

Jadi tagline nie dorama, jauh dari ekspektasi… 🙄

Bagi yang pernah nonton film FATAL FRAME, qlian pasti paham maksud gw 😅

Tapi tenang aja, karena alur cerita, acting, en ending-nya justru lebih di atas ekspektasi 😁👍👍👍

Dorama ini sendiri, diangkat dari Novel by Fumio Yamamoto.

Yang setelah dibuat doramanya, ternyata berhasil memenangkan KONOMYS AWARD DRAMA SERIES 😊👍

Gw gak tahu sih, ini penghargaan apa 😅

Tapi jarang-jarang yo, ada dorama yang diangkat dari novel, bisa dapat penghargaan 😅

Biasanya justru terbalik, novel yang dapat penghargaan, baru diangkat jadi film atau dorama 😁

Well, aq sendiri belum pernah baca novelnya. Tapi kalo dorama-nya aja sebagus ini, rasanya malas tuk baca novel-nya lagi 🤣

BTW, meskipun diangkat jadi dorama, bagi q, segala hal di dorama ini, terasa KEYEN BINGIT seperti style MOVIE loch 😁👍

Padahal awalnya aq ragu, karena merasa nie dorama gak booming-di Indonesia? 🙄 Bahkan gak masuk dalam Asianwiki.

Aq berniat nonton, cuma karena ada Tina Tamashiro yang maen jadi tokoh utama di situ.

En guys, nie cewek mang TOP BGT tuk jadi cewek ‘sadis’ nan ‘elegan’ 😅

Koq bisa???

Karena segala pembunuhan dan kematian di dorama ini, ntah kenapa meskipun nampak ‘sadis’ tapi digambarkan dengan sangat ‘elegan’ 😅

Silahkan nonton, kalo gak percaya 😁

Owkeh, gw bakal cerita alur-nya dikit yak…

Nie dorama berisi 8 episode. Dengan 7 episode menurut sudut pandang Yasaka Yuriko (Okamoto Natsumi).

Dan 1 episode di akhir, dari sudut pandang sahabat Yuriko yang bernama Shimakura Mizuki (Tina Tamashiro).

Dimana episode 8, bisa dibilang penjelasan dari alur cerita 7 episode sebelumnya.

Film akan dibuka dengan si lonely Yasaka Yuriko yang selalu di-bullying teman sekelasnya.

Gak jelas juga sih, alasannya kenapa di-bullying 🙄

Secara nie cewek gak jelek atau bodo-bodo amat. Kecuali mungkin pendiam yak…

Tapi kalo dibilang lonely, gak juga sih. Karena Yasaka Yuriko nie punya teman dekat bernama Mizaki, meskipun beda kelas.

Yuriko en Mizaki ini, dulunya teman 1 SMP. En sekarang, mereka masuk SMA yang sama, yaitu sekolah Christiany Yurigahara.

Tipe Yasaka Yuriko, kek lemah gitu…

En Mizaki??? Yeah, dilihat dari bagaimanapun, meskipun Mizaki nie cantik en PeDe, tapi terlihat bgt kalo dibalik senyum manis-nya, Mizaki nie aslinya ‘kezam’ bgt 😅

Dia bahkan bisa menyakiti orang lain tanpa ampun, meskipun sambil tersenyum super muaniez 😅😅😅

Seperti kata Mizaki untuk Yasaka Yuriko,

“Aq akan jadi ‘malaikat’ untuk melindungimu, dan aq akan menjadi ‘iblis’ untuk menghukum siapapun yang menyakitimu…”

NGERIKKK!!! 😅😅😅

Rasanya, cuma Tina Tamashiro yang cocok tuk meranin si Mizaki yang so perfect ‘lain di wajah, lain di hati’ 😅

OK, balik ke alur cerita…

Cerita akan dibuka dengan legenda YURIKO-SAMA yang jadi legenda turun temurun di sekolah ini.

Menurut legenda ini, siapapun murid yang bernama YURIKO, akan menjadi kandidat untuk menjadi Yuriko-Sama.

Jadi jangan pusing, karena bakal banyak pemeran yang bernama ‘Yuriko’ 😅

Tapi sebelum terpilih, para kandidat yang tidak terpilih, bakal mengalami celaka.

Yeah, celaka karena musibah apapun.

Seperti jatuh dari tangga, jatuh dari ketinggian, ditabrak, dikeluarkan dari sekolah, dll.

Pokoknya apapun… Walaupun gak sampai menghilangkan nyawa mereka.

Nantinya, akan tersisa satu nama Yuriko, yang berhak mendapat gelar Yuriko-Sama, dan bakal jadi BOSS di sekolah itu…

Yuriko-Sama nie bakal dihormati, dipuja, dan ditakuti karena mereka dianggap TERPILIH dari sekian nama Yuriko yang terkena musibah 🙄

Siapa yang memilih Yuriko-Sama nie???

Menurut legenda, arwah Yuriko-Sama generasi pertama di sekolah itu-lah yang memilih Yuriko-Sama berikut-berikutnya.

Makanya gak heran, yang enggak terpilih, pasti disingkirkan dengan cara kena musibah secara ghoib… 😱

Syerem sich…

Istilahnya, gambling gitu kalo punya nama YURIKO 🙄

Kalo gak beruntung jadi Yuriko-Sama, ya bakal sial bgt 🙄

Tapi gimana tahun ini???

Bukan hanya sial bgt, tapi sial bgt pake beneran 😱

Tahun ini, siapapun yang tidak terpilih jadi Yuriko-Sama, ataupun yang tidak percaya dengan legenda Yuriko-Sama, ataupun yang melawan murid yang bernama Yuriko… Mereka semua akan MATI 😱😱😱

Apakah arwah Yuriko-Sama generasi pertama yang membunuh mereka semua???

Ataukah sebenarnya, ini memang pembunuhan yang dilakukan seseorang di sekolah itu???

Qlian harus nonton langsung 😉

Karena setiap episode-nya, qt bakal terus dibuat penasaran sampai di akhir episode 😁👍

Bakal plot twist bgt 😉👍

Yang setelah diputar balik episode-episode sebelumnya, sebenarnya banyak clue yang nampak, tapi gak bakal qt sadari 🤫😅

Dorama ini bener-bener punya alur yang rapi. Bahkan kematian di akhir dorama pun, ditutup dengan rapi hingga dorama ini bisa berakhir elegan 😁👍

Seperti yang gw bilang di awal,

“SADIS tapi ELEGAN” 😅

En, meskipun ada tema LaGiBeTe-meskipun saiprit, tapi jangan salah, nie dorama justru sangat menentang LaGiBeTe…

Seperti di salah satu ucapan Mizaki,

“Yuriko, kamu harus bisa menghancurkan dunia yang sempit dan menyimpang ini…”

GilBert BGT nie cewek ya 😅

So, bagi qlian yang sukak alur cerita detective, dengan plot twist en ending tak terduga, plus acting pemain-pemain yang semua punya porsi VERY GOOD di setiap karakter-nya,

Harus bgt nonton nie dorama 😊👍👍👍

Legenda tetaplah Legenda…

Ia akan menghampiri, jika seseorang mempercayainya…

Dan ia akan menghilang, jika seseorang melupakannya…

Qlian pilih yang mana???

😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s