Soshite, Yuriko wa Hitori ni Natta

Ribet baca judulnya??? Yes, gw juga 😅

Berhubung gw bukan orang Japan, mungkin lebih mudah kalo di English-kan ya.

Yang dari hasil googling sih, artinya “And Yuriko is Alone” atau “And Yuriko Became Alone.

Yapz, dari judulnya, ya kurleb bisa disimpulkan, nie film tipe-tipe lonely.

Yang mungkin kalo qlian nonton trailer-nya, kalo ‘alone in the school’, artinya gak jauh-jauh dari bullying…

Biasa? Enggak juga…

Nie film, dari tagline yang beredar, bartema LaGiBeTe ke arah L, horror, dengan latar sekolah Christiany khusus perempuan.

Benarkah???

Hohoho… SALAH BESAR guys!!!

Mang qt tu gak boleh sekedar lihat kulitnya doank.

OK-lah, terkadang cover tu penting juga. Tapi lebih baik, lihat juga isinya.

Kenyataannya, jauh berbeda eh… 😅

Dan yang paling gw gak nyangka, nie dorama ternyata KEREN BGT!!!

CEIYUS!!!

Yapz, gw bakal cerita garis besar sinopsis-nya. En seperti biasa, gw bakal SPOILER ALERT sekaligus nge-review nie dorama menurut pandangan gw pribadi 😁👍

Ce Ki Dot…

Pertama,

Kenapa gw bilang nie bukan LaGiBeTe ke arah L?

Sebenarnya sih tetap ada unsur LaGiBeTe-nya, tapi sikit bgt. En cuma di ujung cerita.

Sekali lagi, mon maap, jangan lanjutkan kalo qlian berniat gak mau tahu ending-nya yak…

Lanjut… Jadi LaGiBeTe yang terlihat, lebih ke arah G 😅

Kedua,

Nie film, menceritakan kisah legenda sekolah yang rasanya pasti bakal horor bgt.

Yeah, awalnya mungkin…

Tapi daripada dibilang horor, nie dorama lebih ke arah thriller.

Bagi yang terbiasa nonton atau baca serial detective Japan kek Conan atau Detective Q, bakal paham gimana tipe-tipe cerita thriller anak sekolah-an Japan…

En Ketiga,

Meskipun latar sekolahnya di sekolah Christiany yang umumnya adalah sekolah khusus perempuan, di sini diceritakan kalo kini sekolah ini menerima murid laki-laki.

Jadi bisa dibilang, murid perempuan di sini lebih berkuasa dan menakutkan daripada murid laki-lakinya 😅

Lagian, kenapa juga ada laki-laki yang mau masuk ke sekolah ini yak??? 🤔

Tapi selain dari penampakan sorotan kamera ke patung Bunda Maria dan baju seragam yang mereka pakai (tipe sekolah Christiany, pasti seragam sekolah-nya terlihat sopan en sangat elegan. Tahu donk, gimana cerita anak cewek sekolah-an Japan yang biasanya rok-nya super duper pendek 😅), aq gak melihat hal lain yang menunjukkan kalo ini sekolah Christiany 🙄

Gak ada aktifitas berdoa atau bunyi lonceng di sekolahnya 🙄

En biasanya kan, kalo sekolah Christiany tu, umumnya pengajarnya adalah guru perempuan yang berpakaian seperti suster/biarawati.

Di sini gak ada sama sekali 🙄

Malah gurunya lebih banyak laki-laki…

En kalo pun ada guru perempuan, ya pakaiannya seperti guru biasa aja yang mengajar di sekolah non Christiany 🙄

Jadi tagline nie dorama, jauh dari ekspektasi… 🙄

Bagi yang pernah nonton film FATAL FRAME, qlian pasti paham maksud gw 😅

Tapi tenang aja, karena alur cerita, acting, en ending-nya justru lebih di atas ekspektasi 😁👍👍👍

Dorama ini sendiri, diangkat dari Novel by Fumio Yamamoto.

Yang setelah dibuat doramanya, ternyata berhasil memenangkan KONOMYS AWARD DRAMA SERIES 😊👍

Gw gak tahu sih, ini penghargaan apa 😅

Tapi jarang-jarang yo, ada dorama yang diangkat dari novel, bisa dapat penghargaan 😅

Biasanya justru terbalik, novel yang dapat penghargaan, baru diangkat jadi film atau dorama 😁

Well, aq sendiri belum pernah baca novelnya. Tapi kalo dorama-nya aja sebagus ini, rasanya malas tuk baca novel-nya lagi 🤣

BTW, meskipun diangkat jadi dorama, bagi q, segala hal di dorama ini, terasa KEYEN BINGIT seperti style MOVIE loch 😁👍

Padahal awalnya aq ragu, karena merasa nie dorama gak booming-di Indonesia? 🙄 Bahkan gak masuk dalam Asianwiki.

Aq berniat nonton, cuma karena ada Tina Tamashiro yang maen jadi tokoh utama di situ.

En guys, nie cewek mang TOP BGT tuk jadi cewek ‘sadis’ nan ‘elegan’ 😅

Koq bisa???

Karena segala pembunuhan dan kematian di dorama ini, ntah kenapa meskipun nampak ‘sadis’ tapi digambarkan dengan sangat ‘elegan’ 😅

Silahkan nonton, kalo gak percaya 😁

Owkeh, gw bakal cerita alur-nya dikit yak…

Nie dorama berisi 8 episode. Dengan 7 episode menurut sudut pandang Yasaka Yuriko (Okamoto Natsumi).

Dan 1 episode di akhir, dari sudut pandang sahabat Yuriko yang bernama Shimakura Mizuki (Tina Tamashiro).

Dimana episode 8, bisa dibilang penjelasan dari alur cerita 7 episode sebelumnya.

Film akan dibuka dengan si lonely Yasaka Yuriko yang selalu di-bullying teman sekelasnya.

Gak jelas juga sih, alasannya kenapa di-bullying 🙄

Secara nie cewek gak jelek atau bodo-bodo amat. Kecuali mungkin pendiam yak…

Tapi kalo dibilang lonely, gak juga sih. Karena Yasaka Yuriko nie punya teman dekat bernama Mizuki, meskipun beda kelas.

Yuriko en Mizuki ini, dulunya teman 1 SMP. En sekarang, mereka masuk SMA yang sama, yaitu sekolah Christiany Yurigahara.

Tipe Yasaka Yuriko, kek lemah gitu…

En Mizuki??? Yeah, dilihat dari bagaimanapun, meskipun Mizuki nie cantik en PeDe, tapi terlihat bgt kalo dibalik senyum manis-nya, Mizaki nie aslinya ‘kezam’ bgt 😅

Dia bahkan bisa menyakiti orang lain tanpa ampun, meskipun sambil tersenyum super muaniez 😅😅😅

Seperti kata Mizuki untuk Yasaka Yuriko,

“Aq akan jadi ‘malaikat’ untuk melindungimu, dan aq akan menjadi ‘iblis’ untuk menghukum siapapun yang menyakitimu…”

NGERIKKK!!! 😅😅😅

Rasanya, cuma Tina Tamashiro yang cocok tuk meranin si Mizuki yang so perfect ‘lain di wajah, lain di hati’ 😅

OK, balik ke alur cerita…

Cerita akan dibuka dengan legenda YURIKO-SAMA yang jadi legenda turun temurun di sekolah ini.

Menurut legenda ini, siapapun murid yang bernama YURIKO, akan menjadi kandidat untuk menjadi Yuriko-Sama.

Jadi jangan pusing, karena bakal banyak pemeran yang bernama ‘Yuriko’ 😅

Tapi sebelum terpilih, para kandidat yang tidak terpilih, bakal mengalami celaka.

Yeah, celaka karena musibah apapun.

Seperti jatuh dari tangga, jatuh dari ketinggian, ditabrak, dikeluarkan dari sekolah, dll.

Pokoknya apapun… Walaupun gak sampai menghilangkan nyawa mereka.

Nantinya, akan tersisa satu nama Yuriko, yang berhak mendapat gelar Yuriko-Sama, dan bakal jadi BOSS di sekolah itu…

Yuriko-Sama nie bakal dihormati, dipuja, dan ditakuti karena mereka dianggap TERPILIH dari sekian nama Yuriko yang terkena musibah 🙄

Siapa yang memilih Yuriko-Sama nie???

Menurut legenda, arwah Yuriko-Sama generasi pertama di sekolah itu-lah yang memilih Yuriko-Sama berikut-berikutnya.

Makanya gak heran, yang enggak terpilih, pasti disingkirkan dengan cara kena musibah secara ghoib… 😱

Syerem sich…

Istilahnya, gambling gitu kalo punya nama YURIKO 🙄

Kalo gak beruntung jadi Yuriko-Sama, ya bakal sial bgt 🙄

Tapi gimana tahun ini???

Bukan hanya sial bgt, tapi sial bgt pake beneran 😱

Tahun ini, siapapun yang tidak terpilih jadi Yuriko-Sama, ataupun yang tidak percaya dengan legenda Yuriko-Sama, ataupun yang melawan murid yang bernama Yuriko… Mereka semua akan MATI 😱😱😱

Apakah arwah Yuriko-Sama generasi pertama yang membunuh mereka semua???

Ataukah sebenarnya, ini memang pembunuhan yang dilakukan seseorang di sekolah itu???

Qlian harus nonton langsung 😉

Karena setiap episode-nya, qt bakal terus dibuat penasaran sampai di akhir episode 😁👍

Bakal plot twist bgt 😉👍

Yang setelah diputar balik episode-episode sebelumnya, sebenarnya banyak clue yang nampak, tapi gak bakal qt sadari 🤫😅

Dorama ini bener-bener punya alur yang rapi. Bahkan kematian di akhir dorama pun, ditutup dengan rapi hingga dorama ini bisa berakhir elegan 😁👍

Seperti yang gw bilang di awal,

“SADIS tapi ELEGAN” 😅

En, meskipun ada tema LaGiBeTe-meskipun saiprit, tapi jangan salah, nie dorama justru sangat menentang LaGiBeTe…

Seperti di salah satu ucapan Mizuki,

“Yuriko, kamu harus bisa menghancurkan dunia yang sempit dan menyimpang ini…”

GilBert BGT nie cewek ya 😅

So, bagi qlian yang sukak alur cerita detective, dengan plot twist en ending tak terduga, plus acting pemain-pemain yang semua punya porsi VERY GOOD di setiap karakter-nya,

Harus bgt nonton nie dorama 😊👍👍👍

Legenda tetaplah Legenda…

Ia akan menghampiri, jika seseorang mempercayainya…

Dan ia akan menghilang, jika seseorang mengabaikannya…

Qlian pilih yang mana???

😊

The Miracle of The Namiya General Store

Sebenarnya aq udah lama nonton nie film. Film yang awalnya aq gak sengaja nemu, dan cuma tertarik karena poster filmnya.

Gambarnya agak kartun. Sebuah toko yang kalo dilihat, kek menyejukkan gitu. Plus judulnya, ‘miracle’… Sesuatu yang pasti menarik perhatian 😊

Well, nie film diangkat dari novel Jepang, berjudul Namiya Zakkaten no Kiseki.

Atau kalo english-nya, The Miracle of The Namiya General Store, karangan Keigo Higashino.

En ternyata, aq memang gak salah pilih. Coz nie film, bener-bener super duper BAGUUUSSS BGT!!! 😍😍😍

Tipe film yang sangat ‘Slice of Life’, tapi ditambah bumbu fantasy yang tetap terasa ‘hidup’ 😊

Tapi di sini aq gak pengen cerita tentang sinopsis-nya. Mungkin garis besar aja kali ya 😅 karena nie film sangat sayang bgt kalo gak ditonton langsung 😊

Recomended bgt-lah pokoke 😁👍👍👍

Nie film, sangat meninggalkan kesan bgt setelah q tonton. En setelah sekian tahun kemudian, aq baru tahu kalo nie film ada remake-nya, dari Tiongkok.

Padahal film versi Japan dibuat tahun 2017. En versi Tiongkok juga tayang di tahun yang sama, gak lama setelah versi Japan tayang.

Tapi koq aq baru tahu sekarang ya, kalo ada remake-nya? 😅 Bahkan di saat aq sudah lupa jalan cerita di versi Japan-nya 😅

Akhirnya aq berkesempatan nonton versi Tiongkok-nya. Yang meskipun ada perbedaan, tapi masih di jalur inti cerita.

Dan aq rasa, versi Tiongkok-nya tetap sukses sebagai versi remake 😊👍

Film-nya tetap disesuaikan dengan budaya masing-masing negara.

Dan karena film ini menceritakan tahun dari zaman jadol, qt bisa menikmati suasana di tahun-tahun dulu ala Japan dan Tiongkok 😊👍👍👍

Tapi kalo ditanya, mana yang lebih q suka???

Hehe, aq tetap memilih versi original, alias dari Japan 😊

Bukan karena versi Tiongkok gak bagus loch…

Hanya saja, untuk ‘jiwa’ cerita-nya, lebih ngena di versi Japan. Aq bahkan bisa berkali-kali meneteskan air mata saat menontonnya.

Dibandingkan dengan versi Tiongkok yang meskipun tetap sedih, tapi gak sampe bikin aq mewek 😅

Aq akan bahas sedikit pemain dan jalan ceritanya yak. Dan perbedaan film-nya, pastinya 😁

Aq gak bisa bahas novel-nya, karena belum pernah membacanya.

(Btw, aq jadi pengen bgt baca versi novel-nya. Ngumpul doit dulu, secara harga buku-nya lumayan mehong bo!!! 😅)

Okeh, langsung qt bahas aja yo 😊👍

Untuk versi Japan, dimainkan 3 tokoh utama, yang semuanya anak cowok. Yang aq rasa, mereka mungkin gak seumuran, tapi usia-nya gak jauh beda.

Diperankan aktor-aktor Japan yang sedap dipandang 🤣

Ryosuke Yamada, Nijiro Murakami, dan Kanichiro.

Sedangkan versi Tiongkok-nya, diperankan 2 cowok en 1 cewek.

Sepertinya sih, tu cewek-nya sengaja dijadikan tokoh. Supaya menarik penonton, secara diperankan Dilraba Dilmurat 😅

Sapa sich, cowok yang gak tahu nie aktris Tiongkok??? 😅 

Sedangkan 2 cowok pemeran lainnya, aq gak tahu sih mereka pernah main film apa.

Tapi di film ini, mereka sepertinya juga saling berbeda usia, meskipun juga gak jauh. Sama seperti versi Japan-nya.

Dan untuk si Mr Namiya, versi Japan-nya, aq gak tahu siapa. Tapi acting-nya sangat bagus untuk memerankan tokoh Bapak yang bijaksana, tapi juga sekaligus melankolis…

Dan untuk si Mr Namiya versi Tiongkok??? Wew, diperankan oleh Jackie Chan loch 😍

Tentu saja sich, acting-nya gak diragukan lagi lach yaaaaaa, dan hanya Jackie Chan yang peran-nya terasa hidup di film ini.

Lainnya? Tetap bagus acting-nya, tapi ya B aja. Sekalipun si aktris yang lagi naik daun, Dilraba Dilmurat 😅

Dari segi alur cerita, awal cerita masih sama. Tentang 3 anak yang melarikan diri dari rumah seseorang, dan gak sengaja nemu rumah kosong yang kemudian jadi tempat persembunyian mereka, Toko Kelontong Namiya…

Tapi selanjutnya, akan ada perbedaan jalan cerita kisah tokoh-tokohnya, meskipun ending-nya tetap sama.

Tahun dari cerita-nya pun berbeda.

Jika versi Japan, mengambil setting tahun 1980, 1988, dan 2012.

Sedangkan versi Tiongkok, mengambil setting tahun 1990, 1993, dan 2017.

Saat setting 80an di Japan, nuansa lingkungan dan perabotannya, terasa bgt zaman showa-nya.

Seperti nostalgia ke kampung halaman nenek 😅

Untuk versi Tiongkok, karena sudah tahun 90an, nuansanya terasa lebih ramai, en ala-ala Tiongkok bgt yang super padat penduduk 😅

Kedua-nya sama-sama sukses menggambarkan apa yang lagi IN di dunia pada masa-masa itu.

Seperti versi Japan yang ada menyebut band The Beatles.

Dan versi Tiongkok yang ada menceritakan kisah hidup The King Pop Michael Jackson.

Lain waktu, qt akan diperlihatkan ‘budaya’ yang mungkin masih agak tabu dibicarakan, tapi nyata.

Seperti di salah satu kisah versi Japan, menceritakan anak SMA yang bunuh diri dengan meloncat dari atap gedung karena putus asa pada nasibnya, tapi syukurlah dia berhasil selamat.

Atau di salah satu kisah versi Tiongkok, dimana seorang kepala rumah tangga yang berhutang kepada rentenir, hingga gak sanggup bayar dan memilih untuk bunuh diri. Sayangnya, dalam kisah ini, dia meninggal 😢

Untuk versi Japan, karena era 80an, dimana masih ada senjang sosial dan perbedaan kasta, Mr Namiya yang tadinya saling mencintai dengan anak majikannya, akhirnya memilih untuk mundur, dan menikah dengan orang lain.

Meskipun begitu, Mr Namiya tetap sangat mencintai istrinya. Dan saat istrinya meninggal dunia, beliau tetap setia tak menikah lagi sampai akhir hayatnya.

Dan untuk versi Tiongkok, Mr Namiya juga diceritakan sama. Saling mencintai, tapi tak direstui ortu si cewek.

Dan akhirnya, mereka memilih berpisah, tapi masing-masing tak pernah menikah hingga mereka meninggalkan dunia 😢

Siapa tokoh sang kekasih Mr Namiya nie? Tentu ada hubungannya dengan MIRACLE di Toko Kelontong Namiya 😊

Kisah-kisah di film Namiya ini, berkisar di seputar surat-menyurat. Yang meskipun gak zaman lagi di tahun milenial nie, tapi bagi qlian yang sempat merasakan masa-masa berkirim surat, rasanya bener-bener bikin nostalgia bgt 🥰

Memang zaman now, terasa lebih mudah tuk berkomunikasi. Tinggal buka hp, selesai…

Tapi bagi q, tetap ada sesuatu yang ‘magic’ saat menulis di kertas surat. Kek beda aja gitu 😁

Dan perasaan menunggu balasan tu, rasa-nya seperti jatuh cinta gitu, alias deg-deg an gimanaaa gitu. H2C bgt lah 😅

Anak-anak zaman now, mana tahu perasaan nie, en gak bakal paham 😅

Well, pastinya, nie film bakal membuka mata qt akan masalah dan solusi yang akan qt pilih…

Tentu saja, kadang kala qt merasa butuh saran dari orang lain.

Tapi pada kenyataannya, qt juga yang akan menentukan nasib hidup qt sendiri, yang tentunya tetap butuh perjuangan dan ‘miracle’ dari Tuhan 😊

Akhir kata (cieeee, berasa kek nulis surat 😋)

Aq akan kasih surat terakhir yang ditulis Mr Namiya versi original…

“Kertas kosong ini, mungkin itu menggambarkan pikiranmu saat ini.

Kamu tidak bisa melihat ke mana arah hidupmu sekarang.

Tapi tolong jangan putus asa.

Jangan hilang harapan.

Masa depanmu, kertas putih yang kosong.

Masa depanmu, adalah tergantung kamu menulisnya.

Semua tergantung dengan apa yang kamu lakukan.

Kamu bebas untuk melakukan apapun, kemungkinannya tanpa batas.

Semoga kamu akan membuat setiap hari dalam hidupmu, berharga.

Menjalani hidup dengan sungguh-sungguh…”

Terima kasih banyak,

Toko Kelontong Namiya

🥺

LIFE’S PUNCHLINE (Konto Ga Hajimaru)

Kalo qlian liat poster nie dorama, aq yakin qlian hanya tertarik karena wajah pemain-pemainnya yang familiar wara wiri di dunia per-acting-an Japan.

Itupun agak meragukan, secara posternya cuma menampakkan 4 wajah pemainnya, yang berdiri dengan wajah poker face 😅

Kalo baca sinopsis-nya???

Apalagi ini 😅

Menceritakan tentang kehidupan 3 orang yang berkarier di dunia lawak…

Yeah, berkisah tentang 3 komedian sketsa.

Nah, aq gak gitu paham, apa maksudnya ‘sketsa’ nie 😁

Tapi aq rasa, mungkin agak mirip stand up comedy.

Cuma bedanya, mereka me-lawak sambil ber-acting dan pake alat peraga. Jadi gak cuma cuap-cuap nyindir orang lain sambil ‘stand up’ doank… 🤣

Apa ini bikin tertarik???

Enggak juga sih 🤣🤣🤣

Lagi-lagi aq mencoba nonton, hanya karena ada Masaki Suda en Kasumi Arimura 🤣🤣🤣

Aq sengaja download 1 episode dulu. Kalo rame, baru lanjut.

Secara, kuota itu sangat ‘platinum’, bambang!!! 🤪

Di episode awal, qt akan diperkenalkan dengan 3 komedian sketsa, yang sudah berkarier di dunia lucu-melucu selama 10 tahun.

Yeah, 10 tahun loh!!! Bukan waktu yang sebentar, guys…

Mereka adalah teman sekelas di SMA. Dan memulai karier di dunia komedi sketsa, semenjak lulus SMA.

Jadi mereka gak kuliah, dan gak pernah merasakan rasanya jadi ‘pekerja beneran’.

Apakah karena karier mereka sebagai komedian, sukses???

Tidak sama sekali!!! 😅

Mereka ber3 bahkan harus kerja paruh waktu supaya tetap bisa menyambung hidup…

Dan disinilah cerita bermula…

Apakah setelah berkarier sebagai komedian selama 10 tahun, mereka akan meruskan karier ini, atau berhenti???

Di tengah ke-galao-an mereka, mereka akan bertemu dengan orang-orang yang nantinya akan memberikan gambaran akan jawaban pertanyaan mereka…

Orang-orang ini, adalah orang-orang yang memang ada di masa lalu mereka, orang-orang yang selama ini ada bersama mereka, dan ada pula orang-orang yang baru saja mereka temui…

Trus, gimana ceritanya???

Gilaaakkk, BAGUS BANGEEETTT!!! 😍😍😍

Aq bener-bener gak nyangka. Karena meskipun temanya tentang lawak, aq justru slalu nangis di tiap episodenya. Parah!!! 😅

Nie dorama, meskipun bertema ‘lawak’, kenyataannya jalan ceritanya justru sangat-sangat kompleks.

Tidak hanya menceritakan tentang persahabatan dalam pertemanan, tapi justru sangat lengkap menceritakan tentang kehidupan beserta manusia-manusia yang bersosialisasi di dalamnya…

Ada hubungan antar teman, antara saudara, antara kekasih, antara orang tua, antara rekan kerja, antara guru dan murid, antara atasan dan bawahan, dan masih banyak lagi.

Pokoknya, sangat-sangat ‘Slice of Life’.

Mengingatkan q akan drakor ‘Reply 1988’…

Tapi…

Tidak Tidak Tidak…

Alur cerita mereka, sangat-sangat berbeda.

Yang bikin sama, saat melihatnya…

Qt gak seperti menonton sebuah film.

Tapi seperti ‘mengintip’ kehidupan orang lain.

Bahkan sangking ngintip-nya, qt seperti merasa benar-benar masuk ke dalam hidup mereka…

Qt bisa paham apa yang mereka pikirkan, rasakan, dan kenapa mereka harus melakukan ini dan itu…

Jadi, bisa dibilang, tidak ada yang menjadi tokoh utama di dorama ini.

Semua bisa jadi pemeran utama, dan semua bisa jadi narator…

Yeah, di setiap episode, qt akan mendengar narator yang seperti ‘curhat’, kepada qt.

Tentang segala masalahnya, ke-galaoan-nya, kesedihannya, alasan-alasan pilihan hidup-nya, impian-impiannya yang mungkin hanya akan jadi impian saat usia terus bertambah.

Real Life… 🥺

Well, intinya, nie film sangat q rekomendasikan untuk mereka yang suka menonton segala hal yang bisa memberi arti hidup (pesan tersirat) 😊

Tapi tidak aq rekomendasikan untuk mereka yang gak terlalu suka tipe acting yang lebih banyak bicara daripada bertindak 😅

Tapi bagi aq, sekalipun mereka banyak bicara, gak ada satu detik pun aq lewatkan 😁

Karena semua scene, rasanya sangat penting dan berkesinambungan 🤣

Aq gak pernah merasa bosan, sekalipun yang mereka bicarakan hanya remeh temeh kecil 😁👍

Dorama ini juga punya alur cerita maju mundur.

Tapi lagi-lagi aq gak pernah merasa bingung menontonnya, karena semuanya saling berkaitan 😊👍

Setiap episode, akan ada penampilan mereka yang membawakan lawakan komedi sketsa, yang muncul di awal en akhir cerita.

Dimana masing-masing lawakan, punya judul, yang ternyata ada hubungannya dengan kisah di sepanjang cerita…

Seperti judul lawakan di episode pertama, ‘Melon Soda’.

Yang menceritakan, awal mula Nakahama (Kasumi Arimura) bertemu dengan Trio Komedian Makubes-yang terdiri dari Haruto (Masaki Suda), Junpei (Taiga Nakano) dan Shunta ( Ryunosuke Kamiki).

Ternyata pula, mereka tinggal bersebelahan mension (apartemen). Bahkan kamar mereka juga sebelahan 😅

Trio Makubes, menjadikan Rumah Makan tempat Nakahama kerja paruh waktu, sebagai tempat nongki mereka.

Alasannya, ya cuma karena nyaman dan dekat dengan tempat tinggal mereka 😅

Awal episode, qt akan diperkenalkan dengan kisah si Nakahama ini, yang nantinya akan jadi fans berat pake bgt-nya Makubes 😅

Koq bisa yaaaaaa???

Secara, aq sendiri juga gak tahu, lucunya Makubes ini, dimana siiihhh??? 😅🤣

Tapi makin sekian episode q tonton, aq koq jadi ketawa juga yaaaaaa??? 🤣🤣🤣

Jenis lawakan tiap negara, mungkin beda-beda juga kali ya.

Karena kan juga beda budaya😅

Tapi pada akhirnya, aq ada sampe terbahak-bahak nonton lawakan mereka. Terutama lawak mereka di akhir episode, yang berjudul ‘Pindah’ 🤣🤣🤣

Nakahama, digambarkan sebagai cewek yang rada ‘aneh’ 😅

Selain memang tingkahnya yang agak kurang normal, plus koq bisa gitu dia ngefans bgt sama Makubes yang malah dianggap ‘gagal’ jadi komedian selama 10 tahun berkarier 😅

Tentu saja, ada kenapa-nya…

Nakahama sebenarnya bukan cewek aneh. Dia hanya cewek yang sedang putus asa dengan hidupnya…

Gagal dalam cinta dan pekerjaan.

Padahal dia cantik, dan lulusan universitas terkenal, plus sebenarnya orang yang kompeten di tempat kerjanya…

Why???

Inilah hidup…

Terlihat sempurna di mata orang lain, tak selalu benar-benar sempurna di kenyataannya…

Itulah kenapa Nakahama sangat menyukai Makubes.

Karena di dalam kegagalan Makubes sebagai komedian, justru menjadikan semangat hidup bagi Nakahama.

Koq bisa?

Makubes yang dianggap gagal aja oleh orang lain, tapi gak merasa gagal dalam hidup mereka sendiri.

Mereka tetap bisa tertawa, dan menertawakan hidup 😅

Seperti judul English-nya, Life’s Punchline…

Hidup, memang terkadang sangat lucu 😅

Kisah hidup Nakahama, mirip dengan kisah hidup kakaknya Haruto.

Yang diceritakan di lawakan Makubes berjudul ‘Air Ajaib’.

Hidup itu memang adil…

Ada kaya, ada miskin. Ada sukses, ada gagal…

Bayangkan jika semua orang bernasib kaya, maka tak ada lagi kesempatan ber-pahala di dalam kekayaan.

Mau kasih siapa lagi??? Wong semua udah jadi ‘sultan’ 🤣

Begitupun dengan mereka yang ‘terlalu’ sukses.

Mereka ini perlu merasakan gagal dan bertemu ‘orang gagal yang bahagia’ 😅, agar mereka tidak menjadi ‘rakus’ selama menjalani hidup yang sukses… 😊

Di dalam dorama ini, tidak ada peran protagonis apalagi antagonis 😅

Semua orang bisa berbuat salah, termasuk orang tua 🥺

Karena itulah MANUSIA…

Tempatnya salah dan khilaf…

Tapi manusia adalah satu-satunya makhluk di dunia ini yang punya otak & hati…

Hingga mereka akan saling nasehat-menasehati dan bisa saling memaafkan satu sama lain 😊👍

Manusia adalah manusia,

Bukan SETAN yang selalu jahat,

Atau MALAIKAT yang slalu baik,

😊

SPOILER ALERT!!!

Pada akhirnya, hidup memang harus berlanjut…

Ada pertemuan, pada akhirnya akan ada perpisahan…

Setelah 10 tahun berkarier di dunia lawak, pada akhirnya, Makubes memilih untuk bubar…

Tentu tidak mudah…

10 tahun bo!!!

Tinggal bersama, hidup bersama, bekerja bersama…

Bahkan lebih dari 10 tahun loh, karena mereka sudah berteman dari SMA 🥺

Pernikahan aja, ada yang bisa bubar sebelum setahun 😅

Tapi setiap pilihan, pasti ada konsekuensinya.

Bagaimanapun, usia mereka akan mencapai 30 tahun.

Mereka tentu ingin menikah, dan butuh pemasukan keuangan yang layak…

Tidak hanya Makubes, begitupun dengan Nakahama dan adiknya-Tsumugi…

Nakahama, tidak bisa terus-menerus bekerja paruh waktu. Dia ada potensi untuk punya pekerjaan tetap yang lebih baik.

Begitupun Tsumugi. Hidup sebagai host, bukanlah suatu pekerjaan yang ingin dijadikannya sebagai pekerjaan seumur hidup.

Dan sepanjang cerita ini-lah, qt akan diajak mengikuti perjalanan hidup semua pemainnya, tanpa terkecuali…

Banyak bgt adegan yang bisa bikin qt meneteskan air mata, sangking terharunya…

Pokoknya nohok bgt dech…

Seperti kisah cinta antara Junpei dengan Natsumi, yang dimulai dari saat mereka kelas 3 SMA.

Yeah, kelas 3 SMA plus 10 tahun kemudian…

Lama bgt cuy!!! 😅

Natsumi tipe cewek cantik, cerdas, dan punya karier yang sukses di perusahaan yang besar pulak.

Mudah bagi dia untuk memilih cowok bertampang ikemen, tinggi 180, plus tajir melintir… 😅

Ada masanya, ini jadi dilema bagi Junpei yang punya karier ‘gagal’.

Tapi, ada kata-kata Haruto-sebagai sahabat mereka berdua, yang bener-bener membuat q terkesima…

“Tak mudah bertemu lagi dengan orang yang tulus… Jadi sekali dapat, bersiap-siaplah jika ingin melepasnya…”

Lain waktu, ada kisah tentang manajer Makubes, Kusunoki (Tomoyo Nakamura).

Awalnya, aq heran. Kusunoki yang berwajah serius, cool, cuek, en mahal senyum nie, koq bisa-bisanya ya jadi manajer komedian???

Tapi Kusunoki justru salah dua yang mati-matian menolak pembubaran Makubes (nomor 1 yang nolak, tentu saja si Nakahama 🤣)

Bahkan Kusunoki bilang, dia rela bersujud di depan ortu Haruto dan Junpei, kalo itu yang jadi alasan bubarnya Makubes.

Segitu amat yach… 😅

Tapi setelah lihat aslinya Kusunoki, qt jadi paham, why…

Kusunoki ternyata benar-benar manajer yang baik dan sangat-sangat sayang dengan Makubes. Meskipun dia bahkan gak pernah tertawa mendengar lawakan Makubes 😅

Baginya, Makubes adalah pencapaian impiannya yg ‘berhasil’, dari impian hidupnya yang ‘gagal’.

Kusunoki, pernah ingin jadi penyanyi. Tapi hanya dengan ‘apa kata orang’, dia mengganti impiannya menjadi manajer, bahkan sebelum sekalipun mencoba jadi penyanyi.

Sedangkan Makubes?? Mereka tetap semangat di dunia karier yang mereka impikan dan mereka pilih, meskipun dalam 10 tahun perjalanannya, bisa dibilang ya gagal 😅

Tapi bukan itu intinya…

Inti dari semua,

Berani mencoba, berani memilih, berani berbuat, berani gagal, berani tetap semangat, dan berani menikmati impian mereka 😊👍

Sedih bgt di episode kisah hidup Kusunoki nie…

Hidup, akan slalu penuh penyesalan…

Tapi lebih dari semua itu adalah, bagaimana menjalani semua yang sudah terjadi dengan menghadapinya, dan move on untuk melanjutkan hidup jika sudah tiba waktunya.

Itulah yang jadi terpenting dari segalanya…

😊😊😊

Ada momen-momen lucu, yang ‘melibatkan’ Kusunoki nie 😅

Trio Makubes nie, sukak bgt niru cara bicara Kusunoki yang serius plus mimik wajahnya pas ngomong…

Super konyol 🤣🤣🤣

Gak mungkin gak ngakak tiap ada adegan ini… 🤣🤣🤣

Di cerita lain, qt akan bertemu dengan wali kelas Makubes waktu SMA, Sensei Makabe. Beliau adalah wali kelas 3 mereka.

Sensei Makabe inilah yang menjadi fans awal mereka, dan yang justru membuka awal dari terbentuknya MAKUBES 😊

Termasuk nama Makubes, yang artinya “Anak-anak murid Sensei Makabe” 😁

Yang sarankan nama ini, ternyata Natsumi 😅

Jadi orang-orang yang terkesan numpang lewat, ternyata bukan hanya numpang lewat 😊

Kehadiran mereka, sangat mempengaruhi kisah si 3 tokoh utama.

Bahkan, sangking akrabnya dengan gurunya, Makubes masih tetap berhubungan baik dengan Beliau bahkan sampai 10 tahun kemudian dari mereka lulus SMA.

Bener-bener guru yang baik ya 😊👍

Lain waktu lagi, qt akan dibuat terharu dengan kisah si mobil Shunta.

Mobil yang selama ini menjadi teman seperjuangan mereka saat mendapat job di luar kota.

Lumayaaannn, bisa hemat uang bensin en tempat tinggal.

Dasar anak kos!!! 😅

Mobil ini dimiliki Junpei dari kelas 3 SMA. Artinya, sudah 11 tahun bersama mereka…

Dan saat Makubes bubar, Shunta memilih untuk menjual mobil yang penuh kenangan nie 🥺

Aq gak nyangka sih…

Tapi sepertinya, Shunta ingin melepas semua hal yang berhubungan dengan Makubes, setelah mereka bubar.

Mungkin, agar mereka semua bisa melanjutkan hidup yang baru.

Termasuk, keluar dari apartemen yang sudah mereka tempati selama 10 tahun.

Aq pikir, Shunta yang bakal ditinggalkan sendiri di apartemen itu.

Secara Haruto dan Junpei, masih memiliki rumah orang tua yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk ‘pulang’.

Apalagi, Shunta punya pekerjaan paruh waktu yang dia sukai di kota itu.

Ternyata bukan…

Shunta memilih untuk berkeliling dunia.

Karena sudah gak punya orang tua, jadi dia gak punya tempat untuk pulang.

Aq rasa, dia sengaja memilih untuk bertualang, agak tak merasa ‘ditinggalkan’ lagi.

Kisah hidup Shunta, sangatlah menyedihkan. Dia bahkan sudah berniat mati di umur 17 tahun, atau 27 tahun… 🥺

Meskipun begitu, jauh di lubuk hatinya, dia ingin ada yang menolongnya untuk keluar dari kegelapan…

Makubes-lah, yang akhirnya menjadi ‘keluarga bahagia’ yang menerangi jalan hidupnya 😊

Junpei kembali ke rumah orang tua-nya, karena dia memilih untuk melanjutkan bisnis orang tua-nya.

Apalagi dia satu-satunya anak laki-laki di keluarganya. Dan Junpei sudah punya Natsumi, kekasih yang kelak ingin dia nikahi.

Meskipun terlihat suka konyol, Junpei tetap serius dengan apa yang jadi tujuan hidupnya 😊

Bagaimana dengan Haruto???

Aq pikir, Haruto bakal pulang ke rumah orang tua-nya.

Ternyata tidak…

Dan Haruto-lah yang jadi orang terakhir di apartemen itu 🥺

Bener-bener bikin ngakak en kemudian nangis, waktu scene penentuan siapa yang bawa kulkas.

Hanya kulkas, satu-satunya kenangan Makubes yang tertinggal.

Aq bisa merasakan kesedihan yang sangat, yang dirasakan Haruto, saat Junpei dan Shunta pergi duluan dari apartemen tu…

Di sela waktu senggang-nya, Haruto mencari apartemen baru yang lebih kecil, untuk ditinggalinya sendiri…

Bayangkan, 10 tahun tinggal bersama, tiba-tiba harus tinggal sendiri 🥺

Qt bisa lihat, betapa Haruto tetap berwajah sedih meskipun dia sudah pindah apartemen, terutama saat memandang ‘kulkas kenangan’ Makubes 😭😭😭

Hanya Haruto, satu-satunya yang masih tinggal di kota itu…

Saat dia datang ke tempat kerja paruh waktu Nakahama, Haruto memandang kursi kosong di depannya, kursi yang biasa ditempati Shunta dan Junpei… 😭😭😭

Ditinggalkan, memang sangat menyakitkan ya 😭😭😭

Ah ya, Nakahama akhirnya memilih bangkit kembali, keluar dari zona aman-nya.

Dia berhasil mendapat pekerjaan di perusahaan yang bagus.

Biar gimana, dia memang berbakat.

Meskpun pekerjaan yang dia pilih, justru terilhami dari kisah hidup Makubes 😊

Tsugumi-yang terlihat baik-baik saja di awal cerita, namun ternyata slalu merasa hidupnya ‘kosong’-akhirnya juga mendapat pekerjaan yang dia impikan, berkat kakaknya-Nakahama, dan tentu saja, lagi-lagi karena Makubes 😊

Seperti kata developer ex-apartemen Makubes,

“Makubes memang komedian yang gagal dalam karier-nya, tapi sangat dicintai penggemar-nya…”

🥰🥰🥰

Qt jadi banyak belajar tentang arti ‘fans’ sesungguhnya 😊

Nakahama, adalah contoh fans dalam arti fans sebenarnya.

Dia benar-benar menyukai Makubes secara utuh.

Bukan karena dia naksir dengan salah satu anggotanya, bukan karena Makubes terkenal, bukan karena Makubes bisa bikin dia tertawa terbahak-bahak… 😅

Tapi lebih dari itu…

Contoh fans sejati yang langka di dunia ini. Coz kebanyakan fans itu, halu tingkat dewa 🤣🤣🤣

Aq pikir, Haruto bakal jadian sama Nakahama. Coz cuma mereka yang gak punya gebetan sampe akhir 😅

Tapi ini dorama Japan, bukan sinet 🤣

Awal episode, Haruto duluan yang bertemu Nakahama. Dan akhir episode, mereka bertemu lagi tuk say Goodbye 🥺

Meskipun sering bertemu, sering bersama, sering berbincang, tapi hubungan mereka hanya sebagai teman dan sahabat yang baik.

Itu saja…

Sedih bgt, waktu mereka saling mengucapkan terima kasih, sebelum berpisah 🥺

Antara aktor dan fans, sama-sama memberikan dukungan moril yang ruar biasa dalam hidup mereka masing-masing…

Dan Nakahama, tetap-lah menjadi fans sejati Makubes selamanya 😊😊😊

Btw, sepertinya, ini blog terpanjang yang pernah q tulis 😅

Dan sebetulnya, masih banyak hal yang ingin q tulis dari dorama ini 😁

Karena dorama ini, bener-bener dorama yang hebat di setiap detik 10 episode-nya 🥰

Aq selalu ingin dan ingin menontonnya sampai habis…

Tapi pas habis, aq bener-bener gak mau dorama ini tamat…

🥺

Epilog, 3 bulan kemudian,

Qt tentu tahu nasib dari Nakahama, Tsumugi, Shunta, dan Junpei.

Lalu, bagaimana nasib Haruto???

Qlian bakal kaget en ngakak, karena ending dari semua, seperti balik lagi ke episode 1 😅

Greeek… greeekkk…

Komedi sketsa-nya dimulai!!!

Konnichiwaaaaaaaaaa…

Melon Soda???

🤣🤣🤣

Meet Me After School (Chugakusei Nikki)

Sebetulnya aq sudah tahu lama nie dorama.

Tapi agak malas gitu buat download. Coz aq bukan penggemar cinta antara guru dan murid.

Mungkin sukak aj kalo nonton. Tapi bukan penggemar.

Coz agak gimanaaaaaa gitu ya 😅

Aq mendadak pengen nonton, pas tahu sapa yang maen.

Yeah, Kasumi Arimura bukan salah satu aktris favorit q sih…

Walopun dialah tokoh utamanya di sini 😁

Jadi yang bikin aq tertarik, karena adanya Kenshi Okada 😍

Yosh, nie aktor sebenarnya pendatang baru loh. En dorama ini, adalah debutnya 😍

Tapi sebelum nonton nie dorama, aq gak sengaja nemu film yang dibintangi Kenshi Okada di Youtube.

Jadi aq lebih tahu Kenshi Okada di film dia berikutnya daripada debutnya di dunia acting, yaitu di dorama ini 😅

Yapz, aq jatoh cinta sama nie anak, bukan hanya karena dia ganteng 😁

Ganteng udah pasti. Tapi acting-nyalah yang the best 🥰

Awal aq nonton dia, justru di film yang berjudul Hakata. Nie film remaja anak sma yang ala komik bgt 😅

Hebatnya, acting Kenshi Okada juga berasa kek nonton komik beneran 😅

Tapi lain kali lah qt bahas tentang film Hakata nie😊

Pastinya, gegara acting dia di film inilah, makanya aq jadi tertarik tuk download nie dorama… 🥰

Well, film ini berkisah tentang Hijiri Suegana  (Kasumi Arimura), guru muda berusia 25 tahun yang baru aja debut jadi guru 😅

Maksudnya sih, dia baru pertama kali beneran ngajar di sekolah. En dia masuk, karena menggantikan guru yang cuti melahirkan.

Bisa dibilang, Hijiri nie beruntung bgt. Baru ngajar, langsung jadi wali kelas 3 di sekolah smp.

Bukan karena hoki juga sih sebetulnya. Tapi karena makalah dia tentang guru yang bikin KepSek-nya nerima dia untuk langsung jadi wali kelas 😊

Sebagai guru muda yang cantik, tahu donk, gimana reaksi anak-anak muridnya yang cowok-cowok??? 😅

Yeah, udah jelaslah yaaaaaa, malah lebih nge-lirik visual Hijiri Sensei daripada mandang dia sebagai wali kelas mereka 😅

Tak terkecuali, Akira Kuroiwa (Kenshi Okada). Walaupun, di awal-awal, Akira gak menyadarinya. Cuma dia mulai merasa resah, galao, en gundah gulana 🤣

Biaselah, anak cowok baru puber 🤣

Jadi daripada ngaku sukak gurunya, Akira kek lebih milih menghindar. Tapi mandang dari jaoh sih, iya 🤣

Aq cukup kaget, pas Hijiri Sensei ada bilang ke Akira, kalo Akira tu pas dilihat-lihat, cakep juga 😁 Eh, mendadak Hijiri Sensei ditampar Akira 😳

Awalnya aq bingung sih, nie anak kenapa yak???

Tapi akhirnya aq nyadar, kenapa Akira tetiba nampar Hijir Sensei…

Itu karena dia gak sanggup lagi nahan sesak-nya karena menahan rasa sukak-nya ke Hijiri Sensei 😅

Ato bisa dibilang, akhirnya Akira menyadari, apa yang bikin dia merasa aneh, galao, de el el 🤣

Tentu saja, Hijiri aslinya udah punya kekasih. Dan mereka udah tunangan.

Tapi mereka LDR an, karena Hijiri mengajar di sebuah kota kecil. Sedangkan kekasihnya tinggal di Osaka.

Ada kejadian yang pada akhirnya mempertemukan Akira dengan tunangan Hijiri Sensei.

Dan inilah momen yang bikin Akira super sakit hati bgt…

Tapi ini juga yang membuat dia akhirnya menyadari, kalo dia jatuh cinta dengan Hijiri Sensei…

Sampe sini, aq jadi agak-agak bingung nontonnya. Antara merasa ini aneh bgt, tapi sekaligus juga merasa cute bgt 🤣

Well, pada akhirnya, dengan polosnya, Akira ‘nembak’ Hijiri.

Yang tentu saja, hanya dianggap Hijiri sebagai pubernya anak remaja aja.

Gak dianggap serius getho…

Hijiri mulai merasa was-was pas di adegan yang bikin aq smile-smile alone 😅

Yaitu, pas adegan di perpustakaan… 🥰

Ah ya, Hijiri sebetulnya juga merasa senang dengan Akira, karena Akira adalah satu-satunya murid yang mengingat dengan baik pelajaran dari Hijiri Sensei.

Tapi hanya sebatas itu.

Kek senang karena merasa dihargai sebagai seorang guru baru 😊

Nah, apalagi pas di perpustakaan, Hijiri lihat Akira sedang belajar mata pelajaran yang Hijiri pegang. Yaitu tentang puisi sastra Cina…

Hijiri datangin Akira sebagai guru, dan bertanya, “Apakah ada yang tidak kamu mengerti?” Pelajarannya maksudnya…

Akira agak kaget tetiba ditegur Hijiri Sensei. Dia agak bengong gitu, sambil kek mikir-mikir, “Apa yang aq gak ngerti ya???”

Tapi pertanyaan Akira berikutnya, ocol bgt 😅

“Kenapa Sensei duduk di sana, beda satu kursi dariku???” 🤣

Yeah, Hijiri gak duduk di sebelah Akira. Tapi ada jeda satu kursi di antara mereka 😅

Jelas bgt, walaupun Hijiri Sensei hanya merasa Akira cuma muridnya yang sedang puber, tetap aja Hijiri Sensei berusaha menjaga jarak dengan Akira.

Sengaja gak mau duduk dekatan gitu… 😅

Dan berikutnya, kembali Akira menyatakan perasaannya ke Hijiri Sensei…

Dari sinilah Hijiri mulai merasa gak nyaman. Dan mulai merasa kalo Akira gak sekedar main-main…

Aq suka peran Hijiri di sini.

Dia benar-benar guru yang baik en tulus sungguh-sungguh ingin jadi seorang guru yang menyayangi murid-muridnya.

Sayangnya, disalah artikan oleh Akira…

Dan ini juga yang menjadi dilema dan masalah ke depannya bagi Hijiri Sensei dan Akira…

Aq gak bakal cerita panjang tentang nie dorama.

Sayang kalo gak ditonton sendiri 😊

Nie dorama bagus bgt, en banyak pelajaran yang bisa diambil.

Bukan sekedar cerita tentang cinta antara guru dan murid. Tapi lebih kompleks dari itu…

Bagaimana Hijiri Sensei memandang Akira sebenarnya…

Dan bagaimana cinta Akira sebenarnya…

Banyak adegan-adegan yang bikin baper bgt dari cinta tergila-gila Akira kepada Hijiri Sensei 😅

Tapi aq salut bgt gimana sikap Hijiri kepada Akira, sebagai seorang guru dan perempuan yang lebih dewasa dalam menghadapi anak remaja yang sedang puber…

Q dengar, banyak kontroversi di Japan sana saat dorama ini tayang. Sampe dorama ini jatuh ranking-nya.

Aq gak tahu, masalahnya dimana. Coz gak da hal aneh-aneh yang mereka lakukan, kecuali mungkin kissu ya… Tapi itu juga karena Akira yang langsung nyosor duluan selagi ada kesempatan 🤣 tapi kissu-nya gak hot penuh nafsu koq 😁

Menurut q, Hijiri Sensei benar-benar berusaha menjaga jarak antara dia dan Akira.

Meskipun Hijiri gak bisa membohongi dirinya akan perasaannya kepada Akira, tapi logika dia lebih bekerja daripada masalah hati.

Walaupun teteup, ini sakit bgt, en banyak yang akhirnya harus Hijiri korbankan, termasuk batal menikah dan kehilangan pekerjaan sebagai guru… 😭

Dorama ini tidak hanya berkisah di tahun saat Akira kelas 3 smp.

Tapi berlanjut saat Akira kelas 3 sma, dimana mereka akhirnya bertemu lagi setelah terpisah selama 3 tahun…

Dan berlanjut lagi 5 tahun kemudian, saat Akira sudah bekerja…

Jadi, yang mau aq ceritakan di sini, qt gak akan bisa menolak datangnya perasaan cinta.

Karena itu memang datang dengan sendirinya…

Tak mudah menapiknya begitu saja…

Tapi juga bukan serta merta mengikutinya, jika memang tidak sesuai dengan keadaannya…

Aq suka melihat pilihan Hijiri Sensei untuk pergi, dan menunggu saat waktunya tiba… 😊

Dan aq suka bgt saat akhirnya dalam perjalanannya, Akira menjadi lebih dewasa dalam menghadapi perasaannya, tanpa mengurangi sedikit pun rasa cinta-nya ke Hijiri 🥰

Acting Kenshi Okada sebagai Akira, anak remaja yang baru pertama kali merasakan rasanya jatuh cinta, bener-bener natural 😅

Seolah-olah, dia bener-bener jadi anak baru puber dengan perasaan cinta menggebu-gebu sampai bisa dibilang sangat tergila-gila 😅

Aq juga, kalo jadi Hijiri Sensei, kalo dikejar-kejar anak cakep dengan cinta full plus tulus kek getho, bisa runtuh donk dinding logika hamba 🤣🤣🤣

Hanya satu kekurangan di dorama nie… 😅

Akira lebih cocok jadi anak sma daripada anak smp 😅

Secara postur tubuhnya tinggi bgt. Dan wajahnya memang pas tuk jadi anak sma.

Karena saat syuting nie dorama, Akira memang berstatus sekolah sma 😅

Mungkin karena ini diangkat dari manga, en alur ceritanya sengaja dibuat semirip mungkin, jadi ya penulis skenario-nya ngikut aja…

Ato, karena nie dorama akan berkisah saat Akira sma dan bekerja, jadi dicari wajah yang cocok untuk meranin usia 18 dan 23 tahun, tanpa ganti pemeran…

Terlepas dari itu, Kenshi Okada bener-bener bagus meranin 3 usia karakter Akira 🥰

Mulai dari smp kelas 3 yang kelihatan unyu dan kekanak-kanakan akan cinta yang menggebu…

Saat kelas 3 sma, dimana dia mulai dewasa dan mulai bisa mengendalikan perasaan cintanya…

Ini bisa dilihat saat dia berusaha menjaga jarak saat satu ruangan dengan Hijiri. Pengen bgt siiihhh, tapi dia lebih memilih tuk menghormati dan menghargai cinta-nya kepada Hijiri 😅🥰

Terakhir, saat dia berumur 23 tahun. Tapi ini sih cuma stumat. Secara hanya di ending doank 😅

Well, aq tetap rekomendasikan nie dorama tuk ditonton.

Jangan lihat hubungan tabu antara guru dan murid.

Tapi lihat perjuangan mereka…

Hijiri Sensei yang mendedikasikan hidupnya untuk menjadi seorang guru…

Dan Akira yang slalu setia menjaga rasa cinta-nya dengan tulus…

Toh pada akhirnya, mereka bersatu di saat waktunya tiba.

Jadi kenapa tidak??? 😊